Zelensky Sebut Gencatan Senjata Lebih Baik daripada Perang Selama 10-20 Tahun

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kyiv: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan gencatan senjata akan menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan melanjutkan perang selama 10 hingga 20 tahun demi meraih kemenangan, karena prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa rakyat Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan Zelensky dalam wawancara dengan influencer asal Amerika Serikat Laura Loomer yang diunggah di platform media sosial X pada Jumat, 24 Juli 2026.

"Jadi jika besok kita dapat menghentikan perang demi mewujudkan gencatan senjata, itu jauh lebih baik daripada harus bertempur selama 10 sampai 20 tahun demi kemenangan tetapi kehilangan rakyat kita," kata Zelensky, seperti dikutip Anadolu, Sabtu, 25 Juli 2026.

Meski demikian, Zelensky menegaskan Ukraina tidak pernah mengesampingkan ambisi untuk meraih kemenangan dalam perang melawan Rusia. Namun, menurutnya, penyelamatan nyawa warga menjadi pertimbangan utama dalam setiap upaya mengakhiri konflik.

Dalam wawancara tersebut, Zelensky juga mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memahami keinginan Ukraina untuk mengakhiri perang. Ia menilai selama ini berkembang narasi yang keliru bahwa Kyiv tidak menginginkan berakhirnya konflik.

Zelensky menambahkan hubungan pribadinya dengan Trump mengalami perubahan setelah keduanya menggelar pertemuan empat mata di Vatikan pada April 2025.

Menurutnya, pertemuan yang berlangsung tanpa kehadiran pihak lain itu menjadi titik balik dalam hubungan kedua pemimpin dan membuka ruang komunikasi yang lebih baik mengenai upaya mengakhiri perang.

Presiden Ukraina itu juga kembali menegaskan kesiapannya untuk menandatangani perjanjian damai dengan Rusia. Ia mengatakan telah berulang kali menyampaikan kepada Trump bahwa dirinya siap datang ke Amerika Serikat apabila diperlukan untuk menandatangani kesepakatan tersebut.

Selain membahas proses perdamaian, Zelensky mengungkapkan harapannya agar Ukraina dan Amerika Serikat dapat segera merampungkan kerja sama besar di bidang teknologi pesawat nirawak (drone).

Menurutnya, pengalaman Ukraina dalam penggunaan drone selama perang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama pertahanan kedua negara. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Kyiv, Satu Orang Tewas 15 Terluka


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PPATK Ungkap AI Deepfake Dipakai Jaringan Judol untuk Kelabui Bank
• 23 jam lalu
0
thumb
Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Justin Hubner Starter, Duet Marselino Ferdinan dan Beckham Putra
• 17 jam lalu
0
thumb
Kejagung Tegaskan Status Eks Jampidsus Febrie Masih Saksi
• 23 jam lalu
0
thumb
Trump Ancam Tarif Impor Baru usai Uni Eropa Denda Google
• 2 jam lalu
0
thumb
Sekolah Rusak di Jakarta Tampar Pramono, Tim Investigasi Dibentuk
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.