Ribut Posisi Duduk Gibran, Wapres Tiba-tiba Diusulkan Ngantor di IKN

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Publik tengah menyoroti posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026).

Dalam sidang tersebut, Gibran duduk sejajar dengan para Menteri Koordinator, bukan lagi di samping Presiden Prabowo Subianto. Hal ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai hubungan keduanya.

Di tengah sorotan itu, pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mengusulkan agar Gibran bersama para menteri Kabinet Merah Putih yang dianggapnya sebagai “Jokower” berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Menurut Said Didu, jika tidak ada aktivitas pemerintahan di sana, proyek IKN akan mubazir. Ia bahkan menilai biaya pemeliharaan dan penyusutan IKN bisa mencapai sekitar Rp10 triliun per tahun. 

"Saya sih usulkan Wapres dan 17 Menteri Jokower ngantor di IKN - daripada mubazir. Untuk pemeliharaan dan penyusutan saja butuh sekitar Rp 10 trilyun per tahun," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Sabtu (25/7).

Baca Juga: Ada Simbol Penolakan Prabowo Terhadap Gibran yang Lebih Keras dari Posisi Duduk

Sebagai catatan, laporan resmi Otorita IKN (OIKN) menyebut biaya operasional dan pemeliharaan gedung pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berkisar Rp485 miliar pada 2026, dan diproyeksikan naik menjadi Rp585 miliar pada Tahun Anggaran 2027.

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa biaya pemeliharaan infrastruktur dasar berkisar Rp200–300 miliar per tahun. Jika ditambah dengan operasional seluruh gedung pemerintahan baru, totalnya mencapai Rp585 miliar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Presiden Bangladesh Mundur karena Alasan Kesehatan
• 14 jam lalu
0
thumb
Jadwal Friendly Match Indonesia Vs Korea Selatan: Kesempatan Mediol Yoku Cs Balas Kekalahan di Pertemuan Pertama
• 6 jam lalu
0
thumb
Kemendagri Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan Dipicu Gas Metana
• 17 jam lalu
0
thumb
Hari Anak Nasional, KemenPPPA ajak 400 anak bermain di Dufan Ancol
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.