Polisi Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan Dipicu Gas Metana

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Medan, VIVA – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyatakan ledakan di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, diduga dipicu akumulasi gas metana yang bocor dan terperangkap di dalam bangunan sebelum akhirnya tersulut.

"Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan indikasi adanya gas metana. Gas tersebut terakumulasi di dalam ruangan dan kemudian terjadi tersulut yang mengakibatkan ledakan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Jumat, 24 Juli 2026.

Baca Juga :
Polisi Bakal Tindak Tegas Pengendara yang Sengaja Tutup Pelat Nomor dengan Cara Ini
Pengacara Rocky Napitupulu Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen Dipicu Laporan Hotman Paris? Ini Kata Polisi

Menurut dia, temuan tersebut menjadi dasar penyidik untuk memperdalam penyelidikan. Namun, kepolisian belum dapat memastikan sumber kebocoran karena pengujian terhadap seluruh jaringan pipa masih berlangsung.

"Tim Labfor masih melakukan leak test terhadap jaringan pipa agar diketahui secara ilmiah lokasi kebocoran yang menyebabkan akumulasi gas tersebut," ujarnya.

Kasubbid Fiskom Bidang Labfor Polda Sumut AKBP Roy Tenno Siburian mengatakan pengungkapan sumber kebocoran memerlukan pemeriksaan secara bertahap karena instalasi pipa berada di dalam struktur bangunan.

"Pipa instalasi berada di dalam struktur bangunan sehingga pemeriksaannya harus dilakukan secara bertahap. Setelah titik kebocoran ditemukan, baru dapat dipastikan bagaimana gas itu terakumulasi hingga memicu ledakan," kata Roy.

Berdasarkan data akhir Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan, insiden tersebut mengakibatkan tujuh korban, terdiri atas empat orang selamat dan tiga orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Regional I PGN menghentikan aliran gas di lokasi kejadian untuk menjamin keselamatan warga serta memudahkan proses penyelidikan bersama aparat kepolisian.

Polrestabes Medan menyatakan ledakan tersebut terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 dan mengakibatkan korban jiwa. (ant)

Baca Juga :
Heboh Kendaraan dengan Ban Gundul Bakal Ditilang, Dirlantas Polda Metro Tegaskan Ini
Irjen Ruddi Setiawan Bongkar Motif Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Aceh Selatan, Ternyata karena Uang
Begal Makin Meresahkan, Polda Jabar Izinkan Warga Melakukan Perlawanan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IFG Life Gandeng Bank Papua Sediakan Asuransi Jiwa bagi Debitur KPR
• 13 jam lalu
0
thumb
Pasar Otomotif Bergairah, Semester I Penjualan Mobil Naik 3 Persen secara Tahunan
• 8 jam lalu
0
thumb
KBS Buka Informasi Soal Pemeliharaan Satwa kepada Publik
• 12 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp35.000 Jadi Rp2,605.000 per gram
• 18 jam lalu
0
thumb
Menuju Fase Berikutnya Industrialisasi Tambang dan Mineral Indonesia
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.