TNI Menyatakan Menembak Mati Seorang Anggota OPM dalam Operasi di Pegunungan Bintang

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menyatakan seorang anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas ditembak dalam operasi di Kampung Kalo Fis, Distrik Awingbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, sebagaimana disampaikan Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto di Timika, Jumat (24/7/2026), dan artikel ini diterbitkan pada Jumat, 24 Juli 2026 pukul 18.59 WIB.

Kronologi Operasi

Menurut Lucky, anggota OPM yang tewas diduga terlibat dalam pembunuhan tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo pada Senin (20/7).

Lucky mengungkapkan, "Kelompok OPM tiba-tiba menembaki personel TNI sehingga satgas mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang, peraturan yang berlaku, serta aturan pelibatan (ROE) untuk memastikan tindakan yang kami lakukan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM."

Menurut Lucky, saat hendak ditangkap, anggota OPM tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah personel TNI.

Satgas TNI kemudian mengambil tindakan tegas terhadap anggota OPM tersebut.

Identitas anggota OPM yang tewas hingga kini masih belum diketahui.

Lucky menyebut anggota OPM lainnya melarikan diri ke hutan setelah salah seorang rekannya tewas dalam operasi tersebut.

Imbauan Kogabwilhan III

Lucky menegaskan TNI akan mengambil tindakan tegas dalam situasi yang mengancam keselamatan personel maupun masyarakat.

Ia menambahkan bahwa setiap tindakan tersebut tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Kogabwilhan III mengimbau anggota OPM untuk menghentikan aksi kekerasan.

Kogabwilhan III juga meminta anggota OPM menyerahkan senjata.

Lucky mengatakan, "Mari kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebelum TNI mengambil tindakan tegas kepada kalian."

Dalam rapat evaluasi operasi Kogabwilhan III, Lucky turut mengapresiasi Satgas TNI yang berhasil mengevakuasi jenazah pasangan suami istri.

Pasangan tersebut adalah Yantinus alias Kumis Tua Kogoya dan istrinya.

Menurut TNI, pasangan suami istri tersebut merupakan korban penembakan yang dilakukan oleh OPM.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Riset Terbaru Economist Enterprise Soroti Pentingnya Perawatan Kesehatan Mandiri
• 13 jam lalu
0
thumb
Akuntan di Jakbar Bikin Laporan Begal Palsu demi Hindari Cicilan Laptop Rp 27 Juta
• 20 jam lalu
0
thumb
Indonesia Tidak Kurang Kampus, tapi Kekurangan Sistem Lahirkan Pemimpin
• 2 menit lalu
0
thumb
Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU Baru, Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Saksi
• 23 jam lalu
0
thumb
Garuda Calling! Daftar Resmi 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Ada Justin Hubner dan Mitchell Baker
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.