Pramono Bentuk Tim Investigasi Imbas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membentuk tim investigasi dan inventarisasi imbas robohnya bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. Dia tidak ingin, kejadian serupa terulang.

Diketahui, bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tersebut sudah roboh hampir dua tahun.

Baca Juga :
Kucurkan Rp48,1 M, Pramono Sebut Pembangunan SDN 09 Kebayoran Lama Dimulai September
Pramono Sebut Alphard Viral Terobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu

Hal itu disampaikan Pramono saat meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Jumat, 24 Juli 2026 sore. 

"Saya minta untuk ada tim investigasi yang ada kemarin dan sekaligus tim inventarisasi untuk pembangunan ke depan beberapa gedung yang ada," kata Pramono kepada wartawan, Jumat, 24 Juli 2026.

Sementara itu, tim inventarisasi akan melakukan inventarisasi terhadap gedung-gedung sekolah yang dinilai rawan dan harus direhabilitasi dalam waktu cepat. 

Di sisi lain, Pramono menjelaskan pihaknya akan melakukan pembangunan kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Rencananya, pembangunan akan menelan anggaran Rp48,1 miliar.

Pramono menargetkan pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ini akan rampung dalam waktu 10 bulan.

"Targetnya di tempat ini 10 bulan. Jadi kalau 10 bulan dari September ya tinggal dihitung saja," jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Sebelumnya diberitakan, SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi kini menjadi sorotan karena bangunannya tak layak digunakan akibat roboh dua tahun lalu.

Meski berada di Ibukota, namun SD tersebut terlihat terbengkalai karena tidak ada kegiatan belajar mengajar karena bangunan tak kunjungi diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan, bangunan yang roboh nampak begitu mengkhawatirkan, rangka atap ambruk ke dalam ruangan kelas.

Sementara suasana di dekat bangunan yang ambruk nampak begitu kumuh dan tak terawat, daun-daun yang berjatuhan terlihat berceceran seperti tidak ada yang membersihkan.

Meski tidak semua bangunan roboh, tetapi sekolah tersebut harus ditinggalkan para muridnya untuk sementara hingga adanya perbaikan dan membuat siswa kembali nyaman untuk melakukan kegiatan belajar.

Salah satu orang tua murid, Evi (33) menceritakan awal mula kejadian robohnya bangunan sekolah. Ia mengatakan, bahwa bangunan sudah hampir dua tahun tidak diperbaiki.

"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada (2024). Jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu," katanya, Selasa 21 Juli 2026.

Baca Juga :
Pramono Bela Satpam yang Tegur Sopir Alphard, Minta Tak Dipecat
Heran Pemprov DKI Bakal Terbitkan Obligasi, Purbaya: Uangnya Banyak yang Belum Terpakai
Besok, Pramono Cek Langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang Roboh Hampir 2 Tahun

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Masih Dilintasi Pemotor, Trotoar di Daan Mogot Jakbar Bakal Dipasangi MCB Beton
• 23 jam lalu
0
thumb
Polisi Periksa 13 Saksi terkait Kematian Brigadir EWS Personel Polres Tanjung Jabung Timur
• 21 jam lalu
0
thumb
Trump Mengamuk ! Infrastruktur Iran Resmi Jadi Target, Teheran Ancam Lumpuhkan Minyak Dunia
• 13 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Harus Diusut Sampai Akar, Kompak Indonesia Ungkap Alasannya
• 23 jam lalu
0
thumb
BPBD Jember Raih Juara Umum dalam Gelar Peralatan Bencana 2026 di Pantai Pancer
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.