Pengakuan Satpam Usai Cekcok dengan Pengemudi Alphard di HI

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mengungkapkan kliennya diduga mengalami intimidasi saat proses mediasi di Pos Polisi Thamrin.

Penasihat hukum satpam, Wiradarma Harefa, membenarkan dirinya mendampingi FH, petugas keamanan yang videonya viral di media sosial.

Advertisement

BACA JUGA: Cekcok Satpam dan Sopir Alphard, Polisi Selidiki Pengakuan Diminta Bersujud

“Iya betul,” kata Wiradarma kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Menurut Wiradarma, peristiwa bermula ketika lampu lalu lintas sudah hijau untuk pejalan kaki sehingga kendaraan berhenti. Namun, kata dia, Toyota Alphard tetap melaju hingga kliennya memberikan teguran.

“Saat lampu hijau untuk pejalan kaki, kendaraan berhenti, namun ada mobil Alphard jalan terus, dan petugasnya negur bilang kalau sudah merah. Lalu kendaraan berhenti setelah lampu merah dan terjadilah cekcok,” ujarnya.

Wiradarma mengatakan, setelah kendaraan berhenti, tiga orang turun dari Toyota Alphard dan terlibat perdebatan dengan FH. Selanjutnya mereka menuju Pos Polisi Thamrin.

“Mereka mengaku sebagai anggota,” katanya.

Di dalam pos polisi, lanjut Wiradarma, kliennya sempat diminta melakukan push up. Namun, FH menolak karena baru menjalani operasi dan belum makan.

“Sebagai gantinya disuruh melakukan gerakan seperti mengayuh sepeda dengan posisi terlentang di lantai,” ujarnya.

Menurut dia, intimidasi terhadap kliennya terus berlanjut, di mana diancam dipecat dan berkara kasar.

“Dengan terus-menerus mengancam dan mengintimidasi, FH akhirnya minta maaf sampai sujud di hadapan mereka,” kata Wiradarma.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AC Milan perpanjang kontrak Luka Modric hingga 2027
• 11 jam lalu
0
thumb
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Bantu Anak-Anak Kurang Mampu di Bogor
• 19 jam lalu
0
thumb
Cek Endra DPR Dukung Program E10, Kurangi Impor BBM dan Perkuat Ekonomi Rakyat Berkelanjutan
• 18 jam lalu
0
thumb
Aset Keuangan Syariah Lampaui Rp1.000 Triliun, Pengamat Soroti Pendalaman Pasar
• 1 jam lalu
0
thumb
MenPANRB: WFA bagi ASN Bisa Terus Berlanjut, Tak Perlu Aturan Baru
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.