Grid.ID - Kronologi bocah SD diduga hampir diculik oleh pria asing di Bogor ramai jadi sorotan. Pasalnya bocah SD itu sempat dibawa menaiki sepeda motor.
Korban sendiri diketahui berinisial SA yang masih duduk di kelas 6 sekolah dasar di Bogor. Saat itu korban bahkan dibawa hingga ke wilayah Babakan Bogor Tengah dari Bantarjati Bogor Utara.
Kronologi Bocah SD Diduga Diculik di Bogor
Orang tua dari korban yang bernama Safitri mengatakan kejadian anaknya hampir diculik terjadi pada Selasa (21/7/2026) siang. Dimana saat itu, korban sempat izin ke sang ibu untuk membeli es krim.
"Kalau dia pulang sekolah biasanya langsung dirumah. Kemarin, anak saya izin mau jajan keluar. Ya sekitaran jam 1 siang," ujar Safitri dikutip Grid.ID dari TribunnewsBogor.com, Kamis (23/7/2026).
Namun setelahnya, sang ibu menyadari anaknya tak pulang-pulang. Hingga pada akhirnya terekam di CCTV sang anak dibawa oleh sosok pria asing yang menaiki sepeda motor.
"Kata saya kok belum pulang-pulang. Taunya dibawa naik motor sama pria," imbuhnya.
Setelahnya, korban baru pulang sekitar ukul 13.30 WIB dengan keadaan menangis.
"Anak saya menangis pulang-pulang. Katanya dibawa naik motor sampai ke Babakan," ujar ibu korban.
Terungkap pula, korban sempat mengaku memang didatangi pria bermotor yang bertanya alamat. Namun setelahnya, korban mengaku diajak naik motor ke sebuah lapangan sepi.
Di sana, korban ditanya hal yang tak semestinya ditanyakan ke anak kecil dan hampir dibekap.
"Di lapangan berhenti, anak saya sempat ditanya sudah punya pacar apa belum, dijawab belum. Sudah itu anak saya dipeluk-peluk, anak saya bilang sih mau dipingsanin (dibuat pingsan), dibekap gitu," ungkap ibu korban dikutip dari Kompas.com.
Hingga singkat cerita, pelaku kemudian kabur dan korban ditinggal sendirian.
"Nggak tahu gimana, si orang itu langsung kabur pakai motor lewat jalan setapak, lewat kebun. Pelakunya (yang kabur), anak saya ditinggalin di lapangan, sudah itu anak saya pulang, laporan ke saya," ujar ibu korban.
Dan imbas dari kasus kronologi bocah SD diduga hampir diculik oleh pria asing di Bogor itu, kini sang ibu semakin berhati-hati. Bahkan memilih mengantar dan menjemput korban saat ke sekolah.
“Akhirnya saya antar jemput anak saya sekolah. Karena saya masih panik takutnya si pria itu masih ngincer anak saya," tandas ibu korban. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)