jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terlambat mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto setelah ikut membantu korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (23/7).
Kejadian bermula saat rombongan Mentan Amran melintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB.
BACA JUGA: Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura
Dia mendapati seorang pengendara motor tergeletak di tengah jalan akibat kecelakaan.
Momen itu viral melalui video di media sosial. Dalam video yang beredar terlihat Mentan Amran tanpa ragu turun dari kendaraan yang ditumpanginya dan langsung memimpin upaya pertolongan di lokasi.
BACA JUGA: Dukung Mentan Amran Polisikan 300 Perusahaan Sawit, Sahroni: Babat Habis Kartel!
Amran berulang kali meminta timnya bergerak cepat. "Bawa ke rumah sakit, bawa ke rumah sakit," katanya.
Dia terus memantau proses penyelamatan dari dekat. "Sini, sini, sini... cepat-cepat!" ujarnya sambil mengatur jalannya evakuasi agar korban segera mendapatkan penanganan medis.
BACA JUGA: B50 Meluncur, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani
Saat korban hendak dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil pengawalnya, Amran memastikan ada yang mendampingi selama perjalanan. "Ada yang medampingi? Siapa kamu ya," katanya kepada seorang pengemudi ojek daring di lokasi.
Di tengah situasi yang berlangsung cepat, Amran juga mengatur pergerakan rombongannya agar proses evakuasi tidak terhambat. "Mundur, mundur, mundur," katanya kepada pengemudi kendaraan pengawal.
Tak hanya fokus pada evakuasi, Amran juga memperhatikan kebutuhan korban.
Pengemudi ojek daring yang mendampingi korban mengaku terharu melihat kepedulian tersebut.
Menurutnya, aksi Amran sangat jarang dilakukan pejabat yang langsung turun tangan membantu korban kecelakaan.
"Aksi Bapak Menteri ini sangat baik sekali. Saya terharu melihatnya. Jarang ada pejabat yang langsung turun tangan seperti ini. Semoga Allah membalas kebaikan beliau," ujarnya.
Amran kemudian mengarahkan timnya untuk segera mengevakuasi korban dengan menggunakan mobil pengawalnya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Mentan juga meminta seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi untuk ikut mendampingi korban selama proses evakuasi, agar korban tidak sendirian. Korban kini telah menerima penanganan medis di RSCM.
Setelah mengikuti rapat terbatas bersama presiden, Amran memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.
"Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan," katanya. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan





Komentar (0)