Prabowo: Pemerintah Tidak Antikritik

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak antikritik dan memandang kritik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, dia mengingatkan kritik tersebut jangan berubah menjadi fitnah maupun caci maki yang merusak semangat membangun bangsa.

Prabowo memahami kritik memiliki fungsi mengoreksi jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, kritik yang objektif dan konstruktif diperlukan dalam sistem demokrasi.

“Kita negara demokrasi. Kita tidak antikritik. Kritik itu menyelamatkan. Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan goyah menghadapi berbagai kritik maupun serangan yang ditujukan kepada pemerintah selama tetap bekerja di jalur benar dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Tapi enggak ada masalah. Tidak ada masalah. Kalau kita benar, kalau kita berada di jalan yang benar, kita terus akan kuat,” ucap Prabowo.

Baca Juga :

Prabowo: Pertahanan Rakyat Semesta jadi Kekuatan Utama Indonesia
Prabowo juga menyinggung adanya berbagai narasi yang berupaya melemahkan kepercayaan publik terhadap kondisi Indonesia. “Kita paham ada kampanye besar untuk kita goyah. Indonesia (disebut) akan kolaps,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga optimisme dan memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pembangunan nasional. 

Dia mengibaratkan pemerintah seperti sebuah tim yang sedang bertanding di lapangan dan membutuhkan dukungan dari masyarakat Indonesia, agar mampu meraih hasil terbaik.

“Kalau kita cinta sama satu kesebelasan, umpamanya dia lagi bertanding di lapangan, kita kan sebagai suporter, ‘Ayo, ayo, maju.’ Tapi jangan turunkan moral dong, orang lagi bertanding di situ. Nanti kamu kalah,” tutur Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto dalam acara Harlah PKB di JCC, Senayan, Jakarta. Dok. Bakom RI

Prabowo menekankan perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal wajar. Namun, dia berharap seluruh pihak tetap mengedepankan kepentingan nasional dengan menjaga semangat persatuan, tanpa menyebarkan informasi yang tidak benar atau fitnah yang dapat memecah belah masyarakat.

Presiden juga mengajak seluruh masyarakat terus bergotong royong dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Mari kita berjuang bersama untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Investasi Bitcoin vs Emas, Mana yang Bikin Cepat Kaya? Begini Perbandingan Keuntungan dan Risikonya
• 16 jam lalu
0
thumb
Sudaryono Dicurhati Kepala SPPG Agak Kerepotan Distribusi MBG Untuk Ibu Hamil
• 2 jam lalu
0
thumb
Penampakan 8 Orang Misterius yang Diduga Rusak Rumah Warga di Godean Sleman
• 20 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Sebut Ada Aplikator Perlu Didisiplinkan soal Potongan Ojol 8%
• 21 jam lalu
0
thumb
Populer: Savoria Bantah Beli Bango, Danantara Akuisisi 4 MI BUMN, AUM Rp 170 T
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.