Pemkab Langkat terima bantuan kemanusiaan dampak bencana dari Morowali

antaranews.com
58 menit lalu
Cover Berita
Stabat (ANTARA) - Pemkab Langkat, Sumatera Utara menerima bantuan senilai Rp290 juta dari Pemkab Morowali, Sulawesi Tengah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh, termasuk Kabupaten Langkat.

Donasi senilai Rp290 juta tersebut merupakan hasil penggalangan dana melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.

Baca juga: Aceh percepat kegiatan dari tambahan TKD untuk pemulihan pasca-bencana





Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti di Stabat, Kamis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemkab Morowali beserta seluruh masyarakat daerah itu atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Langkat.





"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab dan seluruh masyarakat Morowali atas bantuan yang diberikan. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas antarsesama masih sangat kuat di negeri ini," katanya.





Ia menjelaskan bantuan yang diterima Pemkab Langkat itu akan dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan tempat-tempat ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana.





Menurut dia, dukungan tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.





Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali Ruhban mengatakan bantuan tersebut berasal dari kepedulian Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakat yang tergerak untuk membantu daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.

Baca juga: Alumni UGM serahkan 26 unit huntara untuk korban bencana Aceh Tamiang

Baca juga: Pemulihan Aceh, Satgas minta Pemkab Nagan Raya bentuk Posko PRR





Menurut dia, bantuan itu merupakan wujud empati dan persaudaraan antarsesama anak bangsa.





Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di daerah yang terdampak.





Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Momentum tersebut menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana serta membantu masyarakat bangkit dari masa pemulihan.





Diharapkan bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi proses rehabilitasi rumah ibadah, tetapi juga semakin mempererat ikatan persaudaraan dan sinergi antardaerah di Indonesia.






Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Misbakhun Pastikan PFII Tetap Mengacu pada Kesepakatan GMT
• 38 menit lalu
0
thumb
Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya
• 22 jam lalu
0
thumb
Pegawai DLH Karanganyar Ditemukan Tewas di TPS Usai Empat Hari Hilang
• 5 jam lalu
0
thumb
Heboh Isu Ban Motor Gundul Bakal Ditilang, Polisi: Hoaks
• 2 jam lalu
0
thumb
Hari Anak Nasional 2026:  Ruang Aman untuk Anak Kian Menyempit
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.