PKB menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28. Sejumlah pimpinan partai politik turut hadir di acara tersebut.
Acara digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam. Terlihat para ketua umum partai politik hadir di antaranya, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).
Selain itu terlihat pula para elite partai seperti Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Bendum NasDem Ahmad Sahroni, Sekjen PAN Eko Patrio, Bendum Golkar Sari Yuliati, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron hingga Waketum PSI Istana Bagoes Oka.
Harlah kali ini diwarnai dengan kader PKB yang kompak mengenakan kaus bertuliskan "Prabowonomics." Cak Imin mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto tersebut yang sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia tak ingin didikte oleh pasar.
"Kita merasa 20 tahun terakhir ini, diombang-ambingkan oleh keadaan yang kadang-kadang kita di luar jangkauan. Pasar itu terlalu mendikte kita," kata Cak Imin sebelum acara Harlah ke-28 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Cak Imin menyebut kepemimpinan Prabowo berkomitmen untuk menjadikan RI sebagai negara besar dan berdaya. Ia menegaskan RI tak akan bergantung kepada pihak manapun sesuai dengan konsep Prabowonomics.
"Sejak Pak Presiden ini kita tidak mau di dikte oleh pasar, kita mau pakai jalan sendiri. apa itu? konstitusi, apa itu? pola fikir ekonomi yang diyakini Pak Prabowo," ujar Cak Imin.
"Itulah yang disebut Prabowonomics, apa itu? kemandirian, tidak bergantung pada manapun," tambahnya.
(dwr/eva)






Komentar (0)