Waspada! 3 Kecamatan di Batang Hari Jambi Rawan Angin Kencang

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jambi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Jambi, mulai memetakan wilayah yang berpotensi terdampak terpaan angin kencang. Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan potensi angin kencang bisa terjadi menyusul cuaca ekstrem yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

"Pemetaan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim yang ditandai hujan disertai angin kencang," kata Sholihin di Muara Bulian, Kamis, 23 Juli 2026, melansir Antara.

Baca Juga :

15 Hektare Lahan di Bengkalis Terbakar, Angin Kencang Picu Api Cepat Menyebar
Dia mengungkapkan, hasil pemetaan menunjukkan terdapat tiga kecamatan dengan potensi tinggi terdampak angin kencang, yakni Kecamatan Pemayung, Maro Sebo Ulu, dan Bajubang. Kondisi wilayah yang didominasi kawasan terbuka, perkebunan, dan hutan membuat daerah tersebut lebih rentan terhadap dampak angin kencang.

Sementara itu, Kecamatan Mersam dan Muara Bulian masuk dalam kategori potensi sedang. Adapun Kecamatan Batin XXIV, Maro Sebo Ilir, dan Muara Tembesi dikategorikan memiliki potensi rendah.

Sholihin menekankan, delapan kecamatan di Kabupaten Batang Hari pada dasarnya tetap berpotensi mengalami angin kencang, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai embusan angin.

Ilustrasi-Angin kencang yang menerjang Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. (DOK BNPB)

BPBD Batang Hari mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem berlangsung. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, serta memangkas dahan pohon yang berpotensi patah dan menimpa permukiman.

"Kesiapsiagaan itu penting. Jika ada kejadian pohon tumbang maupun kondisi darurat lainnya, segera laporkan kepada BPBD atau aparat setempat," ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Seribuan Warga Unjuk Rasa Tutup Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo, Lalu Lintas Macet Dua Arah
• 10 jam lalu
0
thumb
DPRD DKI Desak Reforma Agraria di Kampung Pasar Lama Jakut, 752 KK Tunggu Kepastian Hak Tanah
• 30 menit lalu
0
thumb
Tampines Rovers Hadir dengan Nuansa Jepang di Piala Presiden 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Angsuran Pertama Utang Rp 240 T Agrinas Pangan ke Himbara Jatuh Tempo September
• 5 jam lalu
0
thumb
Basmi Hama Wereng Cokelat, Petani di Boyolali Kerahkan Drone
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.