Buntut Keracunan Belasan Siswa, SPPG Bogowanti di Blora Dibekukan Operasionalnya

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Bagus Anindito, mengungkapkan, kegiatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogowanti di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, telah diberhentikan sementara. Hal itu menyusul kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis yang menyebabkan 19 siswa SDN Sendangrejo harus menjalani perawatan. 

"Operasional SPPG diberhentikan sementara. Jadi setiap ada kejadian menonjol keracunan pangan atau gangguan pencernaan, SPPG akan diberhentikan sementara," kata Bagus ketika diwawancara soal kasus dugaan keracunan MBG di SDN Sendangrejo, Rabu (22/7/2026). 

Baca Juga
  • BKD Jateng Bantah Isu Penempatan PPPK di Ormas
  • Honor Petugas Sensus Ekonomi Disebut Macet, BPS Jateng Beri Penjelasan
  • BBM Naik, Bantuan Air Bersih untuk Musim Kemarau di Jateng Terpangkas 70-an Juta Liter
Dia menambahkan, Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Blora selanjutnya akan melakukan investigasi dan evaluasi terhadap SPPG Bogowanti. Menurut Bagus, penangguhan SPPG dapat diterapkan maksimal selama tiga bulan.

Bagus mengungkapkan, dia telah menerima laporan soal kasus dugaan keracunan di SDN Sendangrejo. "Jadi mungkin susunya itu sudah basi. Nah ini kan pengawasannya kurang dari pihak SPPG-nya," ucapnya. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Meski susu yang disajikan kepada para siswa SDN Sendangrejo adalah susu kemasan, Bagus berpendapat, hal itu tak menjamin tak ada kontaminasi. "Susu kemasan itu, apalagi yang beredar di pasaran, itu kalaupun sudah bocor satu lubang jarum, itu bisa terkontaminasi," katanya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
74 Kades Bulungan Tanam Pohon Endemik di Kebun Raya Bundayati
• 15 jam lalu
0
thumb
Minibus Hiace Tabrak Truk di Tol Malang, 3 Orang Tewas
• 19 jam lalu
0
thumb
Petani, Buruh dan Pengusaha Rokok Kirim Pesan ke Prabowo, Ini Isinya
• 1 jam lalu
0
thumb
Cek Konsumsi Bensin Toyota Kijang Innova Zenix Non Hybrid, Boros atau Irit?
• 7 jam lalu
0
thumb
UT Ternate Playverse 2026: Wadah Kreatif Pelajar Asah Bakat Lewat Mini Soccer
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.