Jadi Gubernur URI, Donny Ermawan Masih Rangkap Jabatan Wamenhan

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan, ia masih tetap menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI. Hal itu setelah ia dilantik oleh Presiden RI sebagai pimpinan lembaga pendidikan baru tersebut.

"Iya, masih tetap Wamenhan ya," kata Donny saat menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan oleh RI 1 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2026).

Baca Juga
  • Gubernur Donny: Presiden akan Dirikan 10 Universitas Republik Indonesia
  • Presiden Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Wamenhan Jadi Gubernur?
  • Gubernur Lemhannas Apresiasi Pemerintah Beli Rudal Brahmos

Donny menjelaskan, jabatan sebagai Wamenhan masih dipertahankan karena terdapat keterkaitan antara tugas di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan URI. Terutama, sambung dia, dalam pembentukan wawasan kebangsaan dan bela negara.

"Ya masih merangkap karena bagaimana pun juga ada irisannya ya tadi terkait dengan wawasan kebangsaan tadi itu juga tetap kita juga ada di Kementerian," kata Donny.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut dia, URI tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dan pengembangan kemampuan manajerial, tetapi juga menanamkan nilai patriotisme, integritas, serta kecintaan terhadap tanah air kepada para peserta didik. Dia mengatakan pembinaan tersebut sejalan dengan program-program di lingkungan Kemenhan.

Menurut dia, Kemenhan selama ini menjalankan sosialisasi bela negara dan penguatan wawasan kebangsaan. "Ada tugas-tugas memberikan sosialisasi terkait dengan bela negara, wawasan kebangsaan dan itu masih ada korelasinya ya," ucap Donny.

Dalam kesempatan itu, Donny menjelaskan, pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencetak pemimpin masa depan. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto ingin mendirikan 10 URI di seluruh Indonesia.

"Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," jelas Donny.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara/Erik PP
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Jateng Sita 227 Ribu Botol Miras Ilegal Selama Operasi Pekat 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN
• 21 jam lalu
0
thumb
Universitas RI Diresmikan, Lulusan Terbaik Bakal Isi Posisi Strategis di Pemerintahan dan BUMN
• 11 jam lalu
0
thumb
Fakta di Balik Kasus Korupsi Bupati Lombok Barat
• 23 jam lalu
0
thumb
Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI, Pengemudi Cekcok dengan Satpam Usai Ditegur
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.