Sambangi IT Kertapati, Komut Pertamina Menyusuri Simpul Logistik Energi Sumbagsel

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PALEMBANG - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan inspeksi mendadak ke Integrated Terminal (IT) Kertapati, Palembang, Rabu (22/7).

Langkah ini dilakukan guna memastikan keandalan operasional, kesiapan infrastruktur, hingga penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam menjaga rantai pasokan energi di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

BACA JUGA: Kawal Ketahanan Energi Nasional, Komut Pertamina Apresiasi Kinerja Luar Biasa Perwira Zona 4

Dalam inspeksi lapangan tersebut, Iriawan menyusuri seluruh fasilitas vital terminal. Mulai dari area penerimaan BBM, tangki penimbunan, hingga fasilitas penyaluran dan sistem distribusi multimoda yang menjadi keunggulan utama IT Kertapati.

Seusai peninjauan, Iriawan menegaskan bahwa IT Kertapati memiliki posisi yang sangat strategis. Terminal ini bukan sekadar tempat penyimpanan bahan bakar, melainkan simpul logistik vital yang mengalirkan energi hingga ke pelosok daerah.

BACA JUGA: Maraton MWT di Sumbagsel, Komut Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

"Kunjungan MWT saya kali ini membuka mata kita semua bahwa IT Kertapati bukan sekadar tempat penyimpanan bahan bakar. Ini adalah fasilitas hulu-ke-hilir yang krusial, sebuah urat nadi logistik energi yang mengombinasikan tiga elemen kekuatan, yakni jalur perairan Musi, jalur darat, dan efisiensi jalur kereta api," ujar Iriawan.

Kondisi geografis Sumatra Bagian Selatan yang dinamis menuntut sistem distribusi yang adaptif dan tangguh. Kehadiran integrasi antarmoda di IT Kertapati terbukti menjadi jawaban dalam menjaga kontinuitas pasokan BBM kepada masyarakat.

BACA JUGA: Kawal Mandat Swasembada Energi Presiden Prabowo, Komut Pertamina Jamin Stok LPG Surabaya Aman

"Tantangan geografis di Sumatra Bagian Selatan bukanlah hal yang mudah. Namun, IT Kertapati memiliki keunggulan strategis yang luar biasa melalui integrasi logistiknya," tutur Iriawan menambahkan.

Ketangguhan jalur darat tetap menjadi tumpuan utama penyaluran harian. Iriawan menilai, armada mobil tangki yang beroperasi tanpa henti adalah pilar penting agar stabilitas pasokan di SPBU tetap terjaga setiap hari.

"Ketangguhan jalur darat melalui armada mobil tangki memastikan distribusi reguler berjalan setiap hari sehingga SPBU tetap beroperasi dan masyarakat tidak kekurangan energi untuk beraktivitas," katanya.

Tak hanya mengandalkan jalur darat, efisiensi distribusi juga didorong melalui pemanfaatan Rail Tank Wagon (RTW) hasil kolaborasi bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sinergi BUMN ini dinilai efektif menjangkau terminal BBM di wilayah pedalaman, seperti TBBM Lahat, yang sulit ditembus dengan moda transportasi biasa.

"Berkat integrasi inilah masyarakat Sumatra Bagian Selatan dapat menikmati pasokan BBM secara merata, aman, dan berkeadilan," tegas Iriawan.

Di sela-sela peninjauan, Iriawan turut memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh perwira Pertamina dan perwira lapangan yang menjaga keandalan operasional terminal tanpa mengenal lelah. Ia mengingatkan bahwa kerja keras mereka memiliki dampak besar bagi denyut nadi perekonomian kawasan.

"Setiap tetes BBM yang kalian salurkan dari fasilitas ini adalah energi yang menyalakan lampu-lampu di rumah warga, energi yang menggerakkan truk-truk logistik di jalan raya, dan energi yang menghidupkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi di pelosok Sumatra. Tugas kalian adalah tugas mulia," pesannya membakar semangat para pekerja.

Sebagai salah satu fasilitas unggulan Pertamina Patra Niaga, IT Kertapati dibekali kapasitas penimbunan mencapai 52.561 kiloliter (KL) dengan throughput harian sekitar 7.444 KL. Terminal ini menyalurkan beragam varian produk, mulai dari Pertalite, Biosolar B40, Solar B0, Pertamax, Pertadex, hingga Pertamax Turbo.

Infrastruktur penerimaannya didukung oleh jaringan pipa Plaju–Kertapati sepanjang 12,57 kilometer serta dua dermaga berkapasitas 1.100 DWT dan 500 DWT. Sementara untuk penyaluran darat, terminal mengoperasikan empat filling point mobil tangki berkapasitas 2.200 liter per menit, fasilitas khusus Pertamax Turbo berkapasitas 1.100 liter per menit, serta didukung 77 unit mobil tangki berkapasitas angkut 1.480 KL dan 389 awak mobil tangki (AMT).

Daya jangkau distribusi IT Kertapati mencakup berbagai wilayah strategis di Sumatra Selatan, meliputi Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Lahat, Muara Enim, Prabumulih, hingga Sekayu. Melalui kegiatan MWT ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan keandalan operasional demi menjaga ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.(ray/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Diduga Hanya Melaporkan Sebagian Aset di LHKPN, Oalah
• 13 jam lalu
0
thumb
Usai Mengundurkan Diri, Kejagung Sebut Belum Ada Jadwal Pemeriksaan Nanik S Deyang
• 5 jam lalu
0
thumb
Misteri Kematian Brigadir EWS di Kamar Kos, Polda Jambi Turun Tangan Selidiki Kasus: Ada Apa?
• 21 jam lalu
0
thumb
MRT Jakarta dan KAI Rancang Jalur Penghubung Stasiun Monas ke Gambir
• 2 jam lalu
0
thumb
AKBP Angga Dewanto Dilantik Jadi Wakapolres Metro Bekasi
• 43 menit lalu
0
Berhasil disimpan.