Sudaryono Akan Benahi Tata Kelola MBG: Kita Harus Transparan

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap pekerjaan pertama yang akan menjadi fokusnya usai ditunjuk memimpin BGN. Menurutnya, pembenahan tata kelola menjadi prioritas agar lembaga tersebut berjalan lebih transparan.

Hal itu disampaikan Sudaryono usai memimpin rapat perdana bersama jajaran BGN di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). Sudaryono mengakui BGN saat ini tengah menghadapi persoalan tata kelola.

"Yang pertama begini ya, satu, bahwa kita sadar, kita mengakui, dan kita semua juga tahu bahwa ada masalah dalam tata kelola kita. Bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran hukum bahkan, dan juga ada hal-hal yang lain, ketidaktransparanan yang selama ini ada," kata Sudaryono.

Baca juga: Usai Dilantik, Sudaryono Langsung Rapat Bareng Jajaran BGN

Ia menegaskan tidak ingin menghindari persoalan yang ada. Sebaliknya, seluruh jajaran BGN diminta berani menghadapi dan menyelesaikan masalah.

"Maka ini harus menjadi perhatian bagi saya, khususnya sebagai kepala baru, supaya bagaimana ini bisa kita selesaikan. Kita harus run into the problem, kita harus mau menyelesaikan persoalan, tidak boleh lari dari masalah," ujarnya.

Menurut Sudaryono, salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah membangun tata kelola yang berbasis sistem sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan, bukan berdasarkan arahan individu tertentu.

"Yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin enggak transparan harus transparan. Yang tadinya mungkin manual, tergantung sama person-person, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus bisa by system, trust in system," ujarnya.

Ia menegaskan ke depan seluruh keputusan harus mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta sistem yang dibangun secara kelembagaan.

"Kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu, enggak ada. Kita sesuai dengan juklak-juknis, aturan, dan sistem yang kita bangun. Kita mengarah ke sana," tegasnya.

Sudaryono menyadari pembenahan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Karena itu, ia membuka ruang bagi seluruh pihak, termasuk media, untuk memberikan masukan demi memperbaiki tata kelola BGN.

"Saya mohon doa, mohon dukungan. Tentu saja ini tidak bisa overnight kemudian besok beres semua. Saya bersama tim siap mendengar masukan dari mana pun, termasuk dari awak media," imbuhnya.

Baca juga: Sudaryono: BGN Support Apa Pun Kebutuhan Penegakan Hukum




(bel/lir)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kuntadi Jadi Jampidsus, Ahmad Sahroni: Jangan Main Mata di Kasus Febrie Adriansyah
• 17 menit lalu
0
thumb
Begini Nasib Proyek Motor Listrik Mangkrak BGN Senilai Rp 1 Triliun
• 21 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini, Berawan Sepanjang Hari
• 18 jam lalu
0
thumb
Bandung Marak Begal, Dedi Mulyadi Usul Perbanyak Penjagaan Aparat Bersenjata di Titik Rawan: Meresahkan Warga!
• 18 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Bertemu Sarwendah di Sidang Mediasi: Mudah-mudahan Mediasi ini Ada Solusinya ya!
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.