JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Pendidikan (Sudin) Wilayah I Jakarta Selatan menyatakan, Sekolah Dasar Negeri SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi akan digabung demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sekolah.
"Untuk efektivitas dan efisiensi manajemen di tingkat satuan pendidikan (sekolah)," kata Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso, dilansir dari Antara, Rabu (22/7/2026).
Ia mengatakan, rencana penggabungan kedua sekolah tersebut telah disusun sejak 2025.
Baca juga: Stasiun MRT Monas Masuk Tahap Akhir, Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
Adapun pembangunan gedung sekolah hasil penggabungan itu ditargetkan mulai dilakukan pada 2027.
"Kemungkinan pakai yang SDN 09 karena nantinya lokasi gedung yang baru di lahan SDN 09," ucap Santoso.
Sebelumnya diberitakan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, yang roboh dua tahun lalu dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa perbaikan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa (21/7/2026), sedikitnya lima ruang kelas mengalami kerusakan parah. Atap bangunan ambruk, kursi-kursi berserakan di lantai, sementara beberapa lemari roboh dengan kondisi kayunya telah lapuk dimakan rayap.
Pada salah satu lemari masih tertempel selembar kertas berisi jadwal piket kelas. Di bagian atasnya tertulis, "Kelas 3B Tahun Ajaran 2024/2025 SDN Kebayoran Lama Selatan 09."
Sejumlah buku pelajaran juga tampak ditinggalkan begitu saja. Sebagian sudah berdebu, bahkan rusak akibat dimakan rayap.
Di lantai ruang kelas, pecahan kaca berserakan dan tertutup lumut serta debu. Di salah satu ruangan, papan tulis terlihat terlepas dari rangkanya.
Baca juga: Karyawan Restoran di Jaksel Dipecat Usai Viral Ejek Anak Disabilitas
Di depan kelas masih terpasang hiasan pita merah putih bertuliskan angka 78, yang menjadi jejak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan RI pada 2024.
Sementara itu, meteran listrik yang terpasang di depan kelas terus berbunyi dan berkedip merah.
Pada dinding mushala masih terpasang spanduk penyambutan murid baru serta spanduk rencana revitalisasi sekolah yang baru dijadwalkan terealisasi pada 2027.
Salah seorang wali murid SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Tri Rahayu (45), mengatakan ruang kelas tersebut ambruk pada hari pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Saat itu, sekolah sedang diliburkan. Tiba-tiba sore harinya, atap ruang kelas ambruk secara bertahap.






Komentar (0)