Yahukimo, ERANASIONAL.COM – Tiga warga sipil dilaporkan tewas dalam aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang disebut dipimpin Kopitua Heluka, Danops Kodap Yahukimo.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Korban meninggal dunia terdiri atas pasangan suami istri, Kumis Kogoya bersama istrinya, serta seorang perempuan yang berasal dari Suku Unaukam.
Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas lengkap para korban maupun rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ketiga warga sipil tersebut.
Ia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil aparat keamanan selalu mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat serta penegakan hukum secara profesional.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tidak ada satu pun masyarakat yang seharusnya kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan,” kata Letkol Wirya, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, Koops TNI Habema akan terus menjalankan tugas secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab atas aksi kekerasan diproses sesuai hukum.
Wirya menambahkan, terciptanya situasi keamanan menjadi syarat penting bagi berlangsungnya kehidupan masyarakat.
Dengan kondisi yang kondusif, aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga roda perekonomian dapat berjalan normal sehingga masyarakat memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus memperkuat semangat persaudaraan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya. []






Komentar (0)