Profil Jesslyn Wijaya, Atlet Golf yang Diduga Diculik saat Ulang Tahun Nenek, Ternyata Putri Pengusaha

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang Atlet Golf diduga diculik oleh sekelompok pria msiterius saat menghadiri acara ulang tahun neneknya. Profil Jesslyn Wijaya pun kini jadi sorotan publik usai kasusnya viral.

Belakangan publik tengah dihebohkan dengan kasus penculikan atlet golf, Jesslyn Wijaya. Ia diketahui menghilang usai disergap sekelompok pria tak dikenal di sebuah restoran, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Senin (13/7/2026) malam.

Kala itu, Jesslyn diketahui tengah merayakan ulang tahun neneknya di restoran tempat kejadian. Kuasa hukum Jesslyn Wijaya, Andi Darti, menyebut ada sekitar lima orang pria tak dikenal yang berada di restoran. Penyergapan dilakukan saat pesta baru akan dimulai.

"Menurut keterangan sejumlah saksi, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, ketika seluruh persiapan telah selesai dan lagu ulang tahun akan diputar, korban diduga secara tiba-tiba ditutup matanya," kata Andi dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Kompas.com pada Rabu (22/7/2026).

Kemudian, Jesslyn disebut diangkat dan digendong oleh dua orang laki-laki bertubuh besar menuju mobil berwarna hitam. Mendapat perlakuan tersebut, Jesslyn tidak tinggal diam dan berupaya sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari sekapan para pelaku, tetapi gagal.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil. Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi," ucap Andi.

Keluarga dan kerabat pun seketika kehilangan kontak dengan korban usai kejadian. Ponsel dan semua akun media sosial Jesslyn tidak lagi aktif dan tak bisa dihubungi. Saat ditelusuri ke apartemen tempat tinggal korban di Pluit, ia tidak berada di lokasi.

Kasus ini pun membuat publik bertanya-tanya tentang siapakah sosok Jesslyn sesungguhnya? Mengapa dirinya mendadak dibawa orang tak dikenal dan kini jejaknya belum ditemukan?

Profil Jesslyn Wijaya

Tak banyak informasi pribadi mengenai Jesslyn Wijaya yang beredar di media. Jesslyn Wijaya Lay dikenal sebagai atlet golf putri yang aktif mengikuti berbagai turnamen amatir maupun kompetisi antarklub di Indonesia.

Menurut Tribun Bekasi, Jesslyn merupakan putri dari pengusaha Ponty Wijaya. Selain aktif di dunia olahraga, Jesslyn juga diketahui menjalankan kegiatan bisnis.

 

Sebagai seorang atlet golf, Jesslyn rpanya sudah banyak menorehkan prestasi. Salah satu prestasi terbesar Jesslyn diraih pada Juni 2023 ketika menyabet gelar Best Nett Overall (BNO) Regular pada turnamen bulanan Chemical Golf Club di Rainbow Hills Golf Club.

Jesselyn mampu menciptakan skor gross 90 dari 5 kali par, 5 double dan sisanya bogey. Skor gross 90 dikurangi handicap 28 yang disandangnya membuat Jesslyn meraih tropi BNO Regular dengan skor net 62.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Chemical Golf Club, yang dikenal sebagai salah satu klub golf terbesar di Asia Tenggara. Kala itu Jesslyn mampu menjadi juara di kategori umum.

Saat menerima penghargaan, Jesslyn mengaku bersyukur karena pegolf putri diberi kesempatan untuk bersaing dengan peserta pria. Ia juga berharap para peserta lain tidak menyerah dalam mengejar prestasi.

Jejak Jesslyn Terlacak di Malaysia

Berdasarkan hasil pelacakan manifes perjalanan dan kegiatan penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa saat ini Jesslyn berada di luar negeri, tepatnya di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sebelum terbang ke Malaysia, Jesslyn sempat dibawa melintasi jalur darat menuju Semarang.

"Setelah kita lakukan rangkaian kegiatan, ternyata kejadian tersebut tanggal 13. Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes perjalanan yang kami terima," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, dikutip Grid.ID dari Tribun Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Polisi mendapati keberangkatan Jesslyn ke Malaysia didampingi oleh dua orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Pihak kepolisian pun melayangkan panggilan resmi kepada keluarga korban.

Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini," jelas Roby.

Mengenai motif, polisi menegaskan belum ada indikasi perbuatan pidana seperti pemerasan atau tebusan uang.

 

"Untuk motif sendiri, kita masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan, namun sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan dan sebagainya," pungkas Roby. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Panas! Roy Suryo Semprot Rismon Sianipar Tak Bisa Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
• 18 jam lalu
0
thumb
Amran Borong Inovasi ITS, Ada Benih Jagung hingga Traktor Amfibi
• 8 jam lalu
0
thumb
Baru 7 Bulan, 11 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Terbaru Bupati Lombok Barat
• 22 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Ungkap Hasil Mediasi dengan Sarwendah
• 5 jam lalu
0
thumb
Pencarian Hari Kedelapan, 16 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.