Sosok Kepercayaan Prabowo, Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional di Tengah Tantangan Besar Program MBG Pasca Skandal Mega Korupsi

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Penunjukan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan tanpa kekosongan kepemimpinan. Sudaryono juga dipastikan menjabat secara definitif dan tidak akan merangkap jabatan sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Penugasan ini sekaligus menjadi tantangan besar bagi politikus Partai Gerindra tersebut. Selain harus memastikan program MBG tetap berjalan, ia juga dihadapkan pada upaya memperkuat tata kelola BGN di tengah sorotan publik terhadap lembaga tersebut.

Mengaku Gugup Terima Amanah

Usai ditunjuk Presiden Prabowo, Sudaryono mengaku merasakan campuran antara rasa syukur dan beban tanggung jawab yang besar.

“Ya tentu saja ini, tadi kalau tangan saya dingin ya… ini kan antara senang mendapatkan tanggung jawab, tapi di sisi lain tanggung jawab ini sangat besar,” ujar Sudaryono kepada wartawan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Meski demikian, ia belum bersedia memaparkan program prioritas yang akan dijalankan.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan proses administrasi sebelum mulai bekerja sebagai Kepala BGN.

“Ah itu nantilah, kita selesaikan dulu. Doakan saya amanah, doakan saya bisa menjalankan tugas dengan baik, dan mohon dukungan dari rekan-rekan media semua,” katanya.

Sudaryono mengaku baru mengetahui penunjukan tersebut setelah menerima telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang memintanya hadir dalam pelantikan di Istana Negara.

Dipilih karena Pengalaman di Sektor Pangan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden Prabowo memilih Sudaryono karena dinilai memiliki pengalaman yang relevan selama menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Menurut Prasetyo, Kementerian Pertanian selama ini menjadi salah satu mitra strategis Badan Gizi Nasional dalam memastikan ketersediaan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis.

“Sebagai Wakil Menteri Pertanian, tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan makan bergizi gratis tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian,” ujar Prasetyo.

Ia juga memastikan Sudaryono akan fokus memimpin BGN.

“Definitif, tidak merangkap jabatan,” tegasnya.

Lulusan Akademi Pertahanan Jepang

Sudaryono lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985.

Ia merupakan putra pasangan Yahyo dan Suwarni yang berprofesi sebagai petani.

Dalam bidang pendidikan, Sudaryono merupakan lulusan National Defense Academy of Japan melalui program beasiswa pada periode 2004–2009.

Karier profesionalnya dimulai sebagai Corporate Secretary Nusantara Energy pada 2014.

Selanjutnya ia dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018, CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, serta Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma mulai 2020.

Selain itu, Sudaryono juga aktif memimpin berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA).

Di dunia politik, ia pernah menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Pertanian pada Juli 2024 dan kembali mengisi posisi tersebut dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo.

Tantangan Besar di Badan Gizi Nasional

Kini, Sudaryono mengemban tanggung jawab baru memimpin Badan Gizi Nasional yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di bawah kepemimpinannya, BGN diharapkan mampu memastikan program tersebut berjalan efektif, tepat sasaran, memiliki tata kelola yang baik, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sudaryono Tegaskan Keluarganya Tak Punya Dapur MBG atau SPPG, Siap Bersihkan Tata Kelola BGN
• 7 jam lalu
0
thumb
Konflik Berlarut, Komnas Anak Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Buang Ego Demi Anak
• 15 jam lalu
0
thumb
Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Kepala BGN Nanik S Deyang
• 10 jam lalu
0
thumb
5 Rekomendasi Saham AI Terbaik 2026: NVDA, DLR, hingga DSSA
• 10 jam lalu
0
thumb
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 Akan Digabung, Gedung Baru Ditargetkan Dibangun 2027
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.