Sudaryono Tegaskan Keluarganya Tak Punya Dapur MBG atau SPPG, Siap Bersihkan Tata Kelola BGN

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, menegaskan bahwa dirinya maupun anggota keluarganya tidak memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan menghindari potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono usai resmi dilantik sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Baca Juga :
Gerindra Puji Kinerja Sudaryono di Kementan: Beliau Juga Masih Muda
Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Sejumlah Menteri hingga Panglima TNI Hadiri Prosesi di Istana

Di hadapan awak media, Sudaryono menyebut jabatan yang kini diembannya merupakan amanah besar karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah dengan anggaran yang besar.

"Hari ini saya resmi menjadi Kepala Badan Gizi Nasional. Ini adalah amanah besar bagi saya karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan program besar, grand, dan salah satu program prioritas Presiden," ujar Sudaryono.

Ia pun mengawali tugasnya dengan menyampaikan apresiasi kepada Nanik S Deyang atas pengabdiannya selama memimpin BGN. Sudaryono juga mendoakan agar pendahulunya segera pulih dan kembali sehat.

"Saya juga memberikan apresiasi kepada Bu Nanik dan mendoakan beliau yang mengundurkan diri karena kesehatan agar segera kembali sehat dan prima," katanya.

Tegaskan Tak Ada Keluarga yang Miliki SPPG

Sudaryono secara khusus menyoroti isu yang berkembang mengenai kepemilikan dapur MBG maupun SPPG oleh pihak-pihak yang memiliki hubungan dengannya.

Ia memastikan isu tersebut tidak benar.

"Saya tidak punya SPPG, tidak punya dapur, dan tidak ada keluarga saya yang punya yang seperti itu," tegas Sudaryono.

Menurut dia, apabila ada pihak yang mengatasnamakan dirinya, keluarga, maupun orang dekatnya untuk menawarkan jasa atau memperoleh keuntungan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, masyarakat diminta tidak mempercayainya.

Sudaryono meminta agar praktik semacam itu segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

"Kalau nanti ada yang menawarkan jasa mengaku-ngaku orang saya atau keluarga saya, saya pastikan itu tidak benar. Kalau ada yang seperti itu, silakan dilaporkan kepada pihak berwajib. Kami akan serius menangani hal tersebut," ujarnya.

Baca Juga :
Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN!
Sudaryono Tiba di Istana Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN
Jejak Pendidikan Sudaryono: Dari Sarjana Teknik hingga Lulus S3 dengan IPK 4,00

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Danantara: KAI dan INKA Mulai Proses Integrasi Strategis
• 10 jam lalu
0
thumb
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
• 18 jam lalu
0
thumb
Bank Indonesia Pertahankan BI Rate Tetap 5,75 Persen Usai Rapat Dewan Gubernur
• 2 jam lalu
0
thumb
Aktivitas Bursa Transfer 2 Klub Jateng Jelang Championship 2026/2027: PSIS dan Persis Kompak Rekrut Label Timnas Indonesia
• 11 jam lalu
0
thumb
Kemenperin Klarifikasi Penutupan Pabrik Garmen Asal Korea di Jepara, Siapkan Mitigasi
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.