jpnn.com, JAKARTA - Komunitas Pemuda Jabar Peduli (KPJP) bergerak dengan hati galang santunan dengan door to door mendatangi rumah korban akibat tragedi maut pesta rakyat di Garut.
Santunan dilakukan dalam rangka peringatan satu tahun tragedi.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Bantah Ada di Lokasi Kejadian saat Ricuh Pesta Rakyat Garut
Kegiatan sosial dalam bentuk santunan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda Jabar peduli terhadap para korban dan sebagai bentuk peringatan melawan lupa tragedi maut di Garut yang sempat ramai dan menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Garut.
Tepat tanggal 18 Juli 2026 satu tahun tragedi maut pesta pernikahan anak Gubernur Jabar dengan Wabup Garut yang telah menewaskan tiag orang dan puluhan orang luka-luka akibat berdesakan dan terinjak-injak.
BACA JUGA: Pengakuan Korban Pesta Rakyat Garut: Dedi Mulyadi Hadir dalam Acara
Beberapa korban menyampaikan suara hatinya atas kejadian ini.
Akibat dari pesta maut di Garut ini tidak sedikit korban yang mengalami trauma berat yang masih membayangi, patah tulang sehingga berdampak tidak lagi dapat beraktivitas kerja mencari nafkah bahkan ada yang mengalami gangguan pada pernafasan, sesak pada dada dan akibat lainnya yang diderita.
Selain ucapan terima kasih atas santunan yang telah diberikan oleh Komunitas Pemuda Peduli Jabar, korban juga menyampaikan untuk terus ada bantuan sosial yang berkelanjutan dan ke depannya untuk waspada dalam segala macam bentuk rencana acara yang akan di selenggarakan.
Selain itu, ada juga penyampaian pihak keluarga korban pesta rakyat di Garut terkait dukungan penanganan hukum yang sedang berjalan. (rhs/jpnn)
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti





Komentar (0)