Penangkapan WN Palestina oleh Polri Disorot, MUI Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Penangkapan dan deportasi warga negara asing (WNA) asal Palestina, Abdul Karim Raeq Miqdad, oleh Polri memunculkan sorotan tajam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan apakah Pemerintah Indonesia telah melakukan verifikasi secara menyeluruh terkait tuduhan terorisme terhadap Abdul Karim.

MUI menilai langkah tersebut harus dipastikan sesuai dengan hukum nasional maupun hukum internasional serta tidak mencederai posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendukung perjuangan Palestina.

"Apakah pihak pemerintah Indonesia sudah segera meneliti kebenaran pernyataan dari Siprus bahwa Miqdad itu memang seorang teroris?" kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, dalam keterangan yang diterbitkan melalui MUI Digital, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :
Klarifikasi Penangkapan WNA Palestina, Polri: Bukan Aktivis tapi Buronan Terorisme

Selain mempertanyakan dasar penangkapan, Sudarnoto juga menyoroti aspek pendampingan hukum terhadap Miqdad. Menurutnya, Miqdad tidak memperoleh pendampingan hukum sejak ditangkap hingga dipulangkan atau dideportasi ke Siprus.

"Satu hal yang saya tanyakan, siapa pengacara yang mendampingi Miqdad? Ini enggak ada," katanya.

Sudarnoto menilai mekanisme penangkapan seperti itu tidak boleh menjadi preseden. Menurutnya, mekanisme serupa berpotensi diterapkan terhadap warga atau aktivis Palestina lain yang berada di Indonesia.

Baca Juga :
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme

"Kalau ini berhasil maka orang-orang Palestina yang ada di Indonesia hampir semuanya itu adalah pembela hak-hak Palestina. Itu bisa satu per satu diambil melalui mekanisme yang sama," ujarnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
MAKI akan Tagih Presiden Kawal Kasus Febrie, Soroti Pemindahan Penyidikan ke Kejagung
• 13 jam lalu
0
thumb
Kadin Kalteng Dorong Akselerasi Digital untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi
• 17 jam lalu
0
thumb
Rumor Akuisisi Bango Milik UNVR Berembus, Manajemen Grup Djarum Beri Penjelasan
• 7 jam lalu
0
thumb
Bakal Ditinggal Wamil, Ini 5 Rekomendasi Drakor yang Dibintangi Lee Jun Young, Apa Saja?
• 21 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Jangan Pernah Korupsi, Sekali Khianati Rakyat Kehormatanmu Lenyap
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.