Cerita Meila Saat Dibawa Paksa Mantan Pacarnya ke Baturaja, Sumsel

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Meila Nurpadilah (23), perempuan asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, menceritakan pengalamannya setelah sempat dibawa paksa mantan pacarnya, Reza (23) ke Baturaja, Sumatera Selatan. Menurut Meila, sebenarnya ia sempat akan dipulangkan pada hari pertama, namun rencana itu urung dilakukan karena terduga pelaku dilanda ketakutan setelah kasus tersebut menjadi perhatian.

Meila mengatakan dirinya dibawa menuju Baturaja melalui jalur darat menggunakan bus. Perjalanan ditempuh dengan menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumatera Selatan.

"Naik bus," ujar Meila saat ditanya moda transportasi yang digunakannya, Selasa (21/7).

Setibanya di rumah keluarga terduga pelaku di Baturaja, Meila mengaku diperlakukan dengan baik oleh keluarga pria tersebut. Meski demikian, ia tetap ingin kembali ke rumahnya di Bandung Barat.

"Baik sebenarnya perilakunya," kata Meila.

Menurut Meila, pada awalnya terduga pelaku sempat berniat memulangkannya pada hari yang sama. Namun, situasi berubah setelah informasi mengenai dirinya yang dicari keluarga dan kepolisian mulai menyebar.

"Kan aku tadinya mau langsung dibalikin sore. Nah, karena enggak enak di situ ramai, kan. Nah, sejak itu ketakutan gitu, dia ketakutan," ungkapnya.

Meila mengatakan, setelah kasusnya ramai, mantan pacarnya justru semakin enggan berpisah dengannya. Bahkan, pria tersebut beberapa kali menyampaikan keinginan agar Meila tetap tinggal bersamanya.

"Dia enggak mau jauh dari saya. Dia gitu, 'udah jadi milik saya aja'," tutur Meila.

Ia mengungkapkan, hubungan asmara mereka sebenarnya telah berakhir. Namun, menurutnya, terduga pelaku masih terus berusaha mengejar dan menghubunginya.

"Dia masih sering ngejar-ngejar, dia yang ngejar-ngejar," katanya.

Meila juga mengaku sempat mendengar ucapan mantan pacarnya yang mengaku siap menghadapi konsekuensi hukum demi tetap bersamanya.

"Saya bakal lapor polisi, dia bilang, 'Saya udah siap apa pun risikonya, asal kamu sama saya'," ujar Meila menirukan ucapan pria tersebut.

Selain itu, Meila mendapat pesan dari ibu terduga pelaku sebelum dipulangkan. Pesan itu disampaikan usai Ketua RT mengabari soal pencarian Meila yang menjadi perhatian publik.

"Pas dapat kabar dari Pak RT itu, 'Nanti Mei kalau misalnya ditanya-tanya sama polisi, bilang aja Mei yang mau ikut, datang ke sini jalan-jalan'," ucap Meila.

Kini Meila telah kembali ke keluarganya di Kabupaten Bandung Barat. Sementara itu, Polsek Cililin masih mendalami keterangan korban untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Sebelumnya, kasus hilangnya Meila sempat menjadi perhatian publik setelah keluarga melaporkan dugaan penculikan ke Polsek Cililin. Meila hilang pada Minggu (12/7) pukul 11.00 WIB, usai dibawa secara paksa oleh Reza. Meila ditutup mata dan diancam akan dibunuh bila melawan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Perkuat Pengawasan Hutan, Lakukan Pemetaan Rutin Pakai Drone
• 22 jam lalu
0
thumb
Bawa 18 produsen ke FHI 2026, Belarus target kerja sama jangka panjang
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Sebut PFII Akan Perkuat Daya Saing Indonesia sebagai Pusat Keuangan Global
• 15 jam lalu
0
thumb
Jadwal Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026
• 2 jam lalu
0
thumb
Perihal Eks Jampidsus Febrie, Pakar Hukum: Hukuman Berat untuk Kepastian Hukum
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.