1.203 WNI Dipulangkan ke Indonesia dari Pusat Online Scam di Myanmar

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri RI berhasil memulangkan 1.203 warga negara Indonesia (WNI) dari pusat penipuan daring di Myanmar.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah mengatakan, pemulangan tersebut dilakukan sejak 20 Februari 2025 hingga 16 Juli 2026.

"Upaya tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah dalam memberikan pelindungan kepada WNI yang menjadi korban eksploitasi maupun TPPO (tindak pidana perdagangan orang)," ujar Heni dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/7/2026).

Baca juga: WNI Kabur Saat Tur di Korsel, Dirjen Imigrasi Pastikan Negara Tetap Beri Perlindungan

Heni mengatakan, meskipun proses penanganannya menghadapi tantangan yang kompleks karena sebagian besar lokasi berada di wilayah yang berada di luar kendali efektif Pemerintah Myanmar.

Berdasarkan pola yang berulang dalam berbagai kasus, para korban umumnya direkrut melalui tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi di Thailand, seperti di sektor konstruksi, perhotelan, maupun pekerjaan lainnya.

"Namun setelah tiba di Thailand, mereka justru diseberangkan secara ilegal melalui jalur darat menuju wilayah Myawaddy, Myanmar, untuk kemudian dipaksa bekerja pada jaringan online scam," ucapnya.

Baca juga: Peraturan Pemerintah: Lepas Status WNI Kena Tarif Rp 5 Juta

Para korban kerap mengalami penyitaan paspor, pembatasan kebebasan bergerak, intimidasi, kekerasan, hingga menjadi korban TPPO.

Heni kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji tinggi tanpa melalui mekanisme penempatan yang resmi.

Masyarakat diharapkan selalu memastikan legalitas perusahaan, jenis pekerjaan, negara tujuan, serta menggunakan jalur penempatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Prabowo: Tiap Kopdes Merah Putih Akan Punya 2 Truk

"Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk melindungi masyarakat Indonesia dari risiko eksploitasi dan tindak pidana perdagangan orang di luar negeri," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Digarap Selama 3 Tahun, Reza Arap Bocorkan Progres Album Terbaru Weird Genius
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemkot Banjarmasin Tata Jaringan Kabel Telekomunikasi di Jalan Protokol
• 8 jam lalu
0
thumb
Bocoran Istana: Prabowo Akan Titip Pesan Khusus ke Pengganti Febrie Adriansyah
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemkot Surabaya Akan Perketat Pengawasan Pascakebakaran TPA Benowo
• 5 jam lalu
0
thumb
Ini Daftar Pejabat Baru BGN, Ada Eks Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.