Bupati Lombok Barat Diduga Korupsi 32 Paket Proyek

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) diduga terlibat korupsi pada 32 paket proyek, termasuk rehabilitasi Taman Kota Gerung, melalui konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa.

KPK mengungkap salah satu proyek yang menjadi objek perkara adalah rehabilitasi Taman Kota Gerung atau Taman Kota Giri Menang.

BACA JUGA: Muka Bupati Lalu Ahmad Zaini Ditutupi Masker, Huuuu

"Proyek rehabilitasi tersebut bernilai Rp2,3 miliar pada tahun anggaran 2025 dan dilanjutkan dengan rehabilitasi tahap kedua senilai sekitar Rp4,3 miliar pada tahun anggaran 2026," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa.

Selain itu, penyidik juga menemukan dugaan korupsi pada proyek pembangunan Gedung Pemerintah Kabupaten Lombok Barat senilai Rp2,4 miliar dan renovasi Kantor Bupati Lombok Barat senilai Rp1,7 miliar.

BACA JUGA: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditetapkan KPK Jadi Tersangka Korupsi

KPK menduga proyek-proyek tersebut dimenangkan melalui praktik meminjam bendera perusahaan lain oleh perusahaan milik Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda), Sudirman, untuk mengikuti proses tender.

Di luar proyek yang dilelang, KPK juga menduga terjadi korupsi pada 28 paket pekerjaan yang menggunakan mekanisme penunjukan langsung di sejumlah perangkat daerah dan PT Air Minum Giri Menang.

BACA JUGA: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK, Itu Dia

Menurut Taufik, perusahaan milik Sudirman memperoleh keuntungan sekitar Rp10,6 miliar dari 32 paket proyek dengan total nilai mencapai Rp17,9 miliar.

Nilai tersebut kemudian digabung dengan penerimaan dari proyek lain sehingga total konflik kepentingan yang diduga mencapai sekitar Rp41,7 miliar.

KPK menduga Sudirman menyerahkan sekitar Rp10,8 miliar kepada Bupati Lalu Ahmad Zaini. 

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Lalu Ahmad Zaini, Sudirman, dan Direktur PT Meconel Sistim Instrument Alvonsus Gani sebagai tersangka. (ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kronologi Penembakan WNA Maroko di Canggu Bali


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pakar Ingatkan Bahaya Twibbon MPLS, Data Anak Bisa Jadi Sasaran Penjahat Siber
• 6 jam lalu
0
thumb
Kelompok Perempuan Antikriminalisasi Kritik Ketimpangan Hukum Kasus Febrie
• 1 jam lalu
0
thumb
Tragedi Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan : Korban Terakhir Dievakuasi dari Reruntuhan, Operasi SAR Selesai
• 13 jam lalu
0
thumb
Gelombang Panas Landa Athena, Relawan Turun Tangan Selamatkan Hewan Liar
• 3 jam lalu
0
thumb
Pramono: Orang yang Tinggalkan Partainya Tak Pernah Jadi Besar, di PDI-P Ada
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.