Kemenag Perkuat Budaya Literasi Islam di Tanah Air

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya membangun masyarakat yang beragama sekaligus berdampak bagi lingkungan sosial.  Salah satunya dengan memperkuat budaya literasi islam di Tanah Air.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan, pemerintah akan menggelar Festival Literasi Islam dalam Muharam Islamic Literacy Festival (MILFEST), di Gedung Unit Percetakan Alquran, Pusat Literasi Keagamaan Islam, Ciawi, Bogor, pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026.

“MILFEST dirancang sebagai upaya memperkuat budaya literasi Islam sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan masyarakat,” ujar Arsad Hidayat di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga :
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Menag Ajak Umat Pastikan Ketepatan Arah Kiblat

Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga memahami sejarah, peradaban, dan nilai-nilai Islam yang relevan dengan kehidupan saat ini.

“MILFEST menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan semangat hijrah melalui literasi. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa belajar tentang Islam dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Arsad menambahkan, penyelenggaraan festival ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Unit Percetakan Alquran sebagai pusat literasi keagamaan Islam yang terbuka bagi masyarakat.

Baca Juga :
Bangun Ekosistem Keadilan, Menag Dorong Kolaborasi Pendidikan Hukum

“Karena itu, selain menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, pengunjung juga diajak mengenal proses lahirnya mushaf Alquran standar Indonesia melalui wisata literasi yang telah disiapkan secara terstruktur,” tandasnya.

Kasubdirektorat Kepustakaan Islam, Dedi Slamet Riyadi, menambahkan, kegiatan ini bukan hanya menguatkan budaya membaca, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, penerbit, komunitas literasi, pelaku UMKM, lembaga keagamaan, hingga masyarakat umum. Karena itu, seluruh kegiatan dirancang saling terhubung dan dapat dinikmati semua kalangan.

 

Baca Juga :
Viral Menag Bolehkan Korupsi asal Sesuai Syariat dan Prosedur, Ini Faktanya!


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dana Rehab-Rekon Didistribusikan, Ketua Satgas PRR Tekankan Hal Ini
• 3 jam lalu
0
thumb
Heboh Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes, KPK Ingatkan Potensi Korupsi
• 14 jam lalu
0
thumb
Foto: Mengintip Persiapan Atlet Panahan Indonesia Jelang Asian Games 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Pramono Soroti Kebiasaan Warga yang Bisa Picu Kebakaran Saat Kemarau
• 9 jam lalu
0
thumb
Kebiasaan Pria Tidak Berempati yang Perlu Dihindari
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.