Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, akan diprioritaskan untuk melayani penerbangan domestik. Sementara itu, penerbangan internasional tetap dipusatkan di Bandara Kertajati, Majalengka.
Dudy mengatakan pemerintah masih akan mengevaluasi kemungkinan pembukaan rute internasional di Bandara Husein. Namun, untuk tahap awal operasional, bandara tersebut hanya akan melayani penerbangan dalam negeri.
"Sementara domestik. Nanti kita lihat, kalau internasional kan ada Kertajati, nanti kita lihat," ujar Dudy saat ditemui di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Selasa (21/7).
Target operasional Bandara Husein masih sesuai rencana, yakni pada September 2026. Saat ini, pemerintah bersama operator bandara masih menyiapkan sejumlah pekerjaan teknis sebelum bandara kembali dibuka.
"Berjalan, September (operasional)," kata Dudy.
Menurutnya, sejumlah fasilitas di Bandara Husein perlu dipersiapkan kembali karena sudah lama tidak digunakan, termasuk perbaikan landasan pacu (runway) dan infrastruktur pendukung lainnya.
"Karena harus mempersiapkan runway dan sebagainya. Fasilitas kan sudah lama banyak yang tidak digunakan, itu harus diperbaiki dulu," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menyebut Bandara Husein ditargetkan kembali beroperasi pada 17 September 2026 sesuai kesiapan yang disampaikan InJourney Airports.
Saat ini, InJourney Airports juga telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk memastikan seluruh aspek operasional, keselamatan, keamanan, dan pelayanan memenuhi persyaratan sebelum Bandara Husein kembali melayani penerbangan.





Komentar (0)