PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) setelah penghentian sementara (suspensi) selama satu hari bursa. Pada hari pertama kembali diperdagangkan, saham AGAR langsung melonjak 24,75% dan menyentuh batas atas kenaikan harian atau auto reject atas (ARA).
Berdasarkan data perdagangan Selasa (21/7/2026), saham AGAR menguat 125 poin atau 24,75% ke level Rp630 per saham sesaat setelah suspensi dicabut.
P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Setyawan mengatakan, pencabutan suspensi mulai berlaku pada Selasa (21/7/2026).
"Dengan demikian, saham AGAR kembali dapat diperdagangkan mulai sesi I di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," ujar Endra dalam keterbukaan informasi BEI.
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham AGAR pada 20 Juli 2026 sebagai langkah cooling down setelah terjadi lonjakan harga saham yang dinilai tidak wajar.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. mengatakan, kebijakan suspensi bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi investor untuk mempertimbangkan keputusan investasi berdasarkan informasi yang tersedia.
"Suspensi saham AGAR dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham AGAR," kata Pande.
Baca Juga: Harga Saham Melonjak Tak Wajar, BEI Pelototi Gerak SMLE, KOKA, dan VERN
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 4 Perusahaan Incar Dana Rp2,16 Triliun dari IPO, Pipeline Didominasi Healthcare
BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan terhadap saham AGAR untuk terus mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
Sebelum dikenakan suspensi, saham AGAR telah lebih dulu masuk dalam pemantauan BEI karena mengalami kenaikan harga yang berada di luar pola pergerakan normal. Langkah penghentian sementara perdagangan merupakan bagian dari mekanisme pengawasan bursa untuk menjaga perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien serta memberikan perlindungan kepada investor.






Komentar (0)