Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi memiliki peluang penguatan yang terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (21/7/2026). Sejumlah saham seperti VKTR, PADI, hingga RAJA menjadi rekomendasi analis pada perdagangan hari ini.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, menerangkan arah pasar pada pekan ini akan lebih mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, dengan konsensus memperkirakan BI Rate tetap berada pada level 5,75%.
Selain itu, investor juga dinilai bakal menyoroti forward guidance Bank Indonesia mengenai stabilitas rupiah, inflasi, dan prospek arus modal asing. Dari global, perhatian investor pada pekan ini dinilai bakal tertuju pada keputusan Loan Prime Rate (LPR) China, European Central Bank (ECB), dan rilis data perdagangan dan inflasi Jepang.
”Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas selama bertahan di atas support 6.100—6.130, dengan peluang menguji resistance 6.240—6.300. Momentum jangka pendek masih positif, namun sikap wait and see menjelang keputusan bank sentral diperkirakan dapat membatasi ruang penguatan indeks,” katanya dalam riset hariannya, Selasa (21/7/2026).
Di tengah kondisi ini, Reza merekomendasikan sejumlah saham untuk dipantau investor. Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) misalnya, direkomendasikan beli pada area Rp730—Rp760, dengan target harga pada level Rp785—Rp825, dan stop loss pada area kurang dari Rp710.
Secara teknikal, VKTR telah mampu breakout dari resistance Rp725 yang kini menjadi area support baru. Terdapat indikasi peluang bullish lanjutan yang didorong oleh lonjakan volume dan penguatan momentum MACD.
Analis juga merekomendasikan beli saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) pada level Rp63—Rp68, dengan target harga Rp75—Rp83, dan stop loss pada area kurang dari Rp60 per saham.
Terakhir, analis merekomendasikan beli saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) pada level Rp880—Rp915, target harga Rp935—Rp980, dan stop loss pada area kurang dari Rp850 per saham. RAJA dinilai telah berhasil rebound dari area support Rp880 dan membentuk momentum bullish.
“Sentimen tambahannya adalah pada perdagangan terakhir, RAJA mencatatkan net foreign buy di pasar reguler sebesar Rp4,24 miliar,” tegasnya.
Sementara itu, analis merekomendasikan jual saham PT Prodia Diagnostik Line Tbk. (PRDL) dengan support selanjutnya pada level Rp300. PRDL dinilai telah menembus ke bawah area MA5 dan membentuk rangkaian lower high-lower low yang mengindikasikan momentum bearish jangka pendek masih berlanjut.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.






Komentar (0)