Landing Nongsa Changi Cable Tandai Era Baru Koneksi Digital ‘Kilat’ Tanpa Jeda

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Peta digital Asia Tenggara resmi memasuki babak baru. Senin (20/7), infrastruktur kabel laut Nongsa Changi Cable (NCC) resmi mendarat (landing) di Batam.

Bukan sekadar kabel biasa, NCC hadir sebagai "jalan tol" informasi dengan rute terpendek yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, menjanjikan koneksi data minim latensi demi menyongsong era kecerdasan buatan (AI).

Proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara anak usaha Telkom Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), bersama BW Digital dan didukung oleh Nongsa Digital Park (NDP), yang menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Batam sebagai gerbang digital utama di Asia Tenggara.

Kabel dengan panjang hingga 50 kilometer ini merupakan rute terpendek yang menghubungkan Batam dan Singapura. Dengan jarak yang sangat ringkas, NCC mampu menghasilkan latensi sangat rendah, yakni di bawah 2 milidetik, serta kapasitas transmisi data jumbo yang mencapai lebih dari 1,6 Petabit per detik.

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam sambutannya memberikan perumpamaan menarik mengenai efisiensi NCC. Ia membandingkan jarak Changi-Nongsa yang 50 kilometer dengan jarak Jakarta-Bogor.

"Jaraknya sama-sama 50 kilometer. Bedanya, ke Bogor bisa satu jam lebih karena macet, tapi di jalur digital NCC ini kecepatannya 0,2 milidetik—tidak ada macet. Ini adalah fondasi fisik bagi koridor digital baru kita," ujar Airlangga. Ia menambahkan kapasitas 1,6 Petabit ini adalah sektor kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8% melalui ekosistem AI dan Cloud.

Lebih lanjut, Airlangga memaparkan data pertumbuhan digital Indonesia yang masif. Saat ini telah mencapai 235,26 juta pengguna internet dengan pelanggan broadband tetap sebanyak 99,5 juta.

Ia juga menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai pasar AI potensial terbesar keempat di Asia setelah China, India, dan Jepang—sebuah pasar yang diprediksi terus menguat seiring dengan pertumbuhan ekosistem digital nasional.

Wakil PM Singapura, Gan Kim Yong, turut mengapresiasi proyek ini sebagai bukti semakin dalamnya hubungan bilateral kedua negara. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi modern.

"Kekuatan kita antara Batam dan Singapura, antara Indonesia dan Singapura, saling melengkapi. Proyek seperti kabel Nongsa-Changi sangatlah penting. Kabel ini akan mendukung pertumbuhan pusat data dan layanan digital di Batam serta membantu bisnis beroperasi lintas batas. Hal ini pada gilirannya akan membawa lebih banyak peluang bagi Singapura, Indonesia, dan juga ASEAN," tutur Gan Kim Yong dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan, pendaratan NCC merupakan bagian dari komitmen TelkomGroup dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Investasi untuk NCC mencakup sekitar 15% dari total belanja modal (CAPEX) tahunan Telin.

"Rute terpendek berarti latensi terbaik. Ini krusial bagi para hyperscalers. Proyek ini selaras dengan strategi TLKM 30 untuk memperkuat infrastruktur digital nasional yang mampu bersaing di kancah global," kata Dian.

Ia menambahkan, NCC juga menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang lebih terhubung dan berdaya saing.

"Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur dan konektivitas yang semakin kuat bagi Singapura sebagai hub digital regional, sehingga menciptakan manfaat bagi kedua negara," terang Dian.

Selain memperkuat kedaulatan digital nasional, Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro menambahkan, investasi strategis seperti NCC juga berperan dalam mendorong inovasi, daya saing, serta pertumbuhan berbagai sektor industri.

Ia turut menyoroti nilai ekonomi dari pembangunan NCC. Menurutnya, investasi pada infrastruktur digital seperti NCC tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan pusat data, penyerapan tenaga kerja, serta keterlibatan pelaku usaha lokal.

"Pendaratan kabel ini bukan sekadar kabel di tepi pantai. Ini adalah katalis yang menumbuhkan industri pusat data, menyerap tenaga kerja lokal, dan melibatkan mitra kontraktor daerah. Efek multiplier-nya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam secara signifikan," ujar Setyanto saat press conference.

Meski seremoni pendaratan telah dilakukan, kabel NCC masih akan melewati tahap integrasi akhir sebelum melayani pelanggan secara penuh pada akhir September 2026. CEO Telin, Abdul Rahman Ansory, menjelaskan momen landing ceremony ini menandai tuntasnya konstruksi segmen laut (marine construction).

"Milestone hari ini memastikan kabel dari segmen laut telah mendarat di daratan. Tahap berikutnya adalah menyambungkan kabel tersebut ke jaringan darat untuk kemudian diterminasi di Cable Landing Station (CLS). Jika seluruh proses berjalan lancar, kami menargetkan NCC akan beroperasi penuh atau Ready for Service (RFS) pada akhir September 2026," jelas Abdul Rahman di sela-sela acara.

Dari sisi teknis, Abdul Rahman menjelaskan NCC dirancang dengan empat pilar utama: rute unik, latensi rendah, keragaman lokasi pendaratan, dan akses langsung Data Center-to-Data Center (DC-to-DC).

"Pendaratan kabel ini memberikan kemerdekaan bagi pelanggan untuk melakukan koneksi langsung antar-pusat data tanpa gangguan di tengah jalan. Tujuannya jelas: membuka pipa data jauh lebih lebar dan memberikan akses jauh lebih cepat," tegas Abdul Rahman.

Infrastruktur NCC memastikan Indonesia siap menjadi pusat gravitasi data center di Asia Tenggara, didukung oleh jalur data tercepat dan terpendek yang pernah ada di selat antara Batam-Singapura.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gantikan LPG, Uji Coba CNG Akan Dilaksanakan pada Agustus 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Disemprot Ibu-ibu hingga Dituding Jadi Dalang Pembabatan Gunung Galuga Bogor, Begini Klarifikasi Sang Gubernur
• 12 jam lalu
0
thumb
Dolar AS Dekati Level Tertinggi Sepekan, Pasar Masih Dibayangi Perang AS-Iran
• 8 jam lalu
0
thumb
Daging Sapi Amerika Punya Cita Rasa yang Berbeda, Ternyata Ini Rahasianya
• 6 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Menargetkan Seluruh Sekolah di Indonesia Rampung Direnovasi pada 2029
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.