Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Bentrok antarwarga terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru mendorong penyelesaian konflik melalui musyawarah mufakat tanpa kekerasan.

"Harusnya segala persoalan bisa dirampungkan dengan musyawarah mufakat. Konflik kalau hanya mengandalkan klaim tanah adat desa sampai kapan pun tidak akan selesai," kata Falah kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: ⁠4 Fakta Bentrokan di Adonara NTT Telan Korban Jiwa

Falah meminta aparat segera meredam peristiwa itu untuk menghindari konflik warga semakin parah. Dia mendorong pihak kepolisian juga mengupayakan penyelesaian konflik melalui mediasi warga.

"Aparat keamanan juga harus segera turun untuk meredam dan menghindari konflik yang lebih parah. Untuk itu sebaiknya aparat kepolisian harus mengusut tuntas dan memediasi supaya bentrok tidak melebar dan segera tuntas," ujarnya.

Diketahui, bentrok itu terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak. Polisi mengatakan tiga orang tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden ini.

"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, seperti dilansir detikBali, Minggu (19/7).

Bentrok ini terjadi pada Sabtu (18/7) pagi. Eliezer mengatakan pendataan jumlah korban maupun kerusakan rumah masih terus dilakukan setelah bentrokan dua desa tersebut.

Baca juga: Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar

Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan personel gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan pascabentrokan hingga situasi benar-benar aman dan terkendali.

"Kami memastikan personel gabungan TNI-Polri tetap melaksanakan penjagaan di wilayah Adonara Timur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.




(fca/zap)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Buka Penyelidikan Baru Kasus Suap Dolar Singapura ke Menhut Raja Juli
• 8 jam lalu
0
thumb
Baterai Sosial Habis di Kantor? Ini Tips Micro-Recharge untuk Introvert
• 1 jam lalu
0
thumb
Indonesia, ICH, dan jalan kontekstual menuju "Open Heritage"
• 5 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Kaji Insentif Pajak PFII, PPh 0% 50 Tahun Belum Final
• 22 jam lalu
0
thumb
Menteri Hukum Sebut Melepas Status WNI Tidak Mudah: Harus Dipastikan 15 Kementerian/Lembaga
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.