Jakarta memimpin daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Selasa (21/7) pagi. Dari pantauan situs IQAir pukul 07.05 WIB, kualitas udara Jakarta tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan poin AQI 134.
Kondisi itu dapat memunculkan risiko iritasi mata, kulit, dan tenggorokan, serta masalah pernapasan, khususnya untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru.
"Kelompok sensitif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar dan harus sangat berhati-hati," demikian penjelasan dalam laman resmi IQAir, pada Selasa (21/7).
IQAir menyarankan agar kelompok sensitif mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Selain Jakarta, sejumlah wilayah lainnya catatkan kualitas udara serupa. Berikut daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Jakarta, dengan poin AQI 134 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 133 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 130 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 116 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Palembang, Sumatera Selatan, dengan poin AQI 110 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Di sisi lain, Bandung di Jawa Barat dan Medan di Sumatera Utara memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 58. Kualitas serupa juga tercatat di Badung, Bali, dengan poin AQI 61. Namun, ketiganya masih tergolong dalam kategori sedang.
Di lingkup global, kualitas udara paling sehat berada di Stockholm, Swedia, dengan poin AQI 5. Disusul Oslo di Norwegia dan Auckland di Selandia Baru dengan poin AQI 18. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, sejumlah kota besar ini memiliki kualitas udara sangat buruk:
- Kampala, Uganda, dengan poin AQI 221 atau dalam kategori sangat tidak sehat,
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 171 atau dalam kategori tidak sehat,
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 134 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif,
- Kairo, Mesir, dengan poin AQI 119 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.
Sementara kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius.





Komentar (0)