IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.261, Simak Rekomendasi Saham Pagi Ini

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.261-6.416 pada pembukaan perdagangan Selasa (21/7).

Sebelumnya, pada Senin (20/7), IHSG ditutup melonjak 56,24 poin (0,91%) ke level 6.231,78.

“Untuk perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, IHSG diproyeksikan bergerak dalam fase konsolidasi konstruktif, mencoba mempertahankan momentum bullish harian di tengah minimnya katalis baru dari pasar global,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Selasa (21/7).

Kata Nafan, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah masih menjadi faktor yang membatasi penguatan pasar. Para pelaku investor terus memantau perkembangan konflik terkait Iran, termasuk ancaman terhadap jalur pelayaran dan pasokan energi, meskipun masih ada harapan terhadap upaya diplomatik yang dapat meredakan situasi.

“Yield obligasi pemerintah AS mengalami kenaikan, mencerminkan kekhawatiran tekanan inflasi bisa bertahan lebih lama jika harga energi tetap tinggi. Hal ini menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko,” lanjut dia.

Sementara, penegasan kembali peringkat kredit Indonesia pada BBB dengan outlook stabil oleh S&P pada pekan lalu masih menjadi sentimen positif bagi persepsi investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Selasa (21/7) meliputi ENRG, MDKA, dan MEDC.

Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Selasa (21/7) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.450-6.545 dan melemah ke level 5.747-5.935.

“Rawan koreksi ke rentang 5.747-5.935. Pada label biru, apabila IHSG mampu break 6.377 maka IHSG akan menguji 6.450-6.545,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Selasa (21/7).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Selasa (21/7) meliputi AMMN, BIPI, BULL, dan NCKL.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSIM Yogyakarta perkuat lini pertahanan datangkan Ahmad Agung
• 16 jam lalu
0
thumb
Mengenal Siesta, Tradisi Tidur Siang Orang Spanyol yang Penuh Manfaat
• 2 jam lalu
0
thumb
Pangi Chaniago: Split Ticket Voting Dipengaruhi Isu dan Kepentingan, Bukan Popularitas Kandidat
• 22 jam lalu
0
thumb
Harga Daging Ayam di Pasar Sayur Magetan Naik, Pedagang Sebut Daya Beli Masyarakat Belum Pulih
• 22 jam lalu
0
thumb
Keluar Zona Nyaman, Catheez Mainkan Karakter yang Bertolak Belakang di Serial 12 IPA 4
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.