Keluar Zona Nyaman, Catheez Mainkan Karakter yang Bertolak Belakang di Serial 12 IPA 4

tabloidbintang.com
9 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Konten kreator asal Surabaya, Catherine Alicia atau Catheez ikut membintangi serial drama remaja WeTV Original 12 IPA 4, yang dijadwalkan tayang mulai 24 Juli 2026.

Proyek ini menjadi pengalaman pertama Catheez di dunia akting. Keputusan Catheez menerima tawaran bermain serial bukan semata karena ingin menjadi aktris.

Chateez mengaku terdorong mencari tantangan baru setelah melihat banyak teman sebayanya mulai memasuki babak kehidupan yang berbeda.

"Ya karena temen-temen saya sudah hamil, sudah nikah," ujar Catheez di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7).

"Tapi aku merasa kayak apa ya yang menantang ya? Ya udah deh, acting-acting," lanjutnya sambil tertawa.

Keluar Zona Nyaman, Catheez Mainkan Karakter yang Bertolak Belakang di Serial 12 IPA 4

Dalam 12 IPA 4, Catheez memerankan karakter Arabella, sosok yang sangat bertolak belakang dengan kepribadiannya di kehidupan nyata. 

Jika selama ini dikenal ceplas-ceplos dan penuh energi, Arabella justru digambarkan sebagai gadis yang tenang, lembut, dan suka membantu orang lain.

Catheez mengaku sempat kesulitan menyesuaikan diri dengan karakter tersebut karena harus menahan ekspresi yang biasa ia tampilkan.

"Happy banget. Tapi jujur di sini aku jadi batu ya. Kalem, kalem. Jadi kalem soalnya. Agak takut salah ngomong sih," ungkap Chateez.

Selain berhati baik, Arabella juga memiliki kisah asmara dengan karakter Arsen, yang menjadi salah satu warna dalam perjalanan ceritanya.

Penampilan perdana Catheez sebagai aktris mendapat respons positif dari lawan mainnya, Nayla D. Purnama. Pemeran karakter kembar Hanin dan Hana itu memuji kemampuan Catheez membawakan perannya meski baru pertama kali terjun ke dunia akting.

"Catheez mainnya jago banget, Catheez mainnya bagus banget, parah," beber Nayla.

12 IPA 4 mengangkat kisah Hanin yang pindah ke SMA Sirius demi mengejar mimpinya menjadi juara kompetisi tari.

Namun, Hanin justru ditempatkan di kelas 12 IPA 4, yang dikenal sebagai kelas paling bermasalah di sekolah. 

Di tengah berbagai konflik, persahabatan, rahasia masa lalu, dan kisah cinta, Hanin perlahan menemukan makna perjuangan bersama teman-teman barunya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Target Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Melonjak Drastis, Capai 400.000 Unit di 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Riset: Setiap Rp 1 Pinjaman Daring Produktif Dongkrak Omzet UMKM hingga 121%
• 17 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Regulasi Terlalu Banyak, Birokrasi Harus Disederhanakan
• 7 jam lalu
0
thumb
Sebut Nama Allah, Menteri PU Dody Hanggodo Bersumpah Tak Terlibat Doxing Dosen UGM
• 16 jam lalu
0
thumb
Ketum ReJO for Prabowo-Gibran: Supremasi Hukum Jelas, Istana Tak Perlu Klarifikasi Kasus Febri
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.