Kejar Target E20, Kementerian ESDM Persilakan Perusahaan Swasta Bangun Pabrik Etanol

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Petani memotong tebu saat panen raya di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di Lanud Abdulrachman Saleh tersebut menghasilkan gula, tebu yang diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik dan berbagai produk industri bernilai tambah yang mendukung ketahanan energi serta memperkuat industri nasional. (Sumber: Galih Pradipta/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan perusahaan swasta didorong membangun pabrik-pabrik etanol baru untuk memenuhi target pencampuran bioetanol 20 persen ke dalam bensin (E20).

Kebijakan mandatori E20 ditargetkan tercapai pada 2028, sehingga Eniya mendorong swasta terlibat memenuhi target tersebut.

“Jadi, swasta itu boleh dan sangat kita dorong untuk dia bisa menghasilkan pabrik-pabrik (bioetanol) itu,” kata Eniya di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Eniya menambahkan, keterlibatan swasta juga didorong pemerintah melalui revisi Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati.

Baca Juga: Bahlil soal LNG Masela: Sudah Enam Presiden, Prabowo Subianto-lah yang Bisa Mengeksekusi

Menurut Eniya, revisi aturan ini akan mengubah ketentuan kapasitas pencampuran (blending) etanol. Ia menyebut revisi aturan ini sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kemarin, hari ini juga saya perintahkan nanti kita komunikasi dengan Kemenko (Bidang) Perekonomian karena prakarsanya revisi perpres di sana. Jadi, kita sesuaikan dengan arahan Pak Presiden untuk menambah itu,” kata Eniya dikutip Antara.

Eniya mengatakan pembangunan fisik pabrik etanol memerlukan waktu hanya sekitar 1,5 tahun. Namun, ia mengakui pembangunan cepat harus diiringi kesiapan dan ketersediaan bahan baku lokal.

"Nah, tinggal bahan bakunya. Bahan bakunya kalau bangun pabrik itu 1,5 tahun bisa bangun, tetapi bahan bakunya (juga harus dipersiapkan dengan matang),” katanya.

Diberitakan KompasTV sebelumnya, Prabowo menyatakan pemerintah akan membangun 30 pabrik etanol untuk mencapai target E20.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bioetanol
  • kementerian esdm
  • target e20 2028
  • bensin dicampur etanol
  • pabrik etanol
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
China-Rusia Latihan Tembak di Perairan Ekonominya, Jepang Protes!
• 3 jam lalu
0
thumb
Melaju Lebih Cepat di Tol Prosiwangi, Tanpa Kendala di Ketapang
• 9 jam lalu
0
thumb
Riset: Setiap Rp 1 Pinjaman Daring Produktif Dongkrak Omzet UMKM hingga 121%
• 17 jam lalu
0
thumb
Dorong Indonesia Emas 2045, Juda Agung Minta Jejaring Alumni Hadirkan Solusi Ekonomi
• 3 jam lalu
0
thumb
Daftar LPDP dan Beasiswa Garuda Makin Sat Set, Nggak Perlu Input Data Berkali-kali!
• 47 menit lalu
0
Berhasil disimpan.