Gen Z & Budaya Healing: Pelarian atau Strategi Bertahan?

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Di balik tren healing, ada tekanan hidup yang semakin nyata. "Healing dulu, nanti lanjut lagi." Kalimat seperti ini sudah menjadi bagian dari keseharian banyak anak muda, khususnya Generasi Z. Setelah disibukkan dengan tugas kuliah, pekerjaan, atau rutinitas yang padat, banyak yang memilih pergi ke tempat wisata, nongkrong di kafe, menonton konser, atau sekadar menikmati waktu sendiri sebagai cara untuk melepas penat. Di media sosial, aktivitas tersebut bahkan sering dibagikan dengan tagar healing atau self-care.

Kalau diperhatikan, tren healing sekarang memang semakin sering terlihat. Menurut saya, hal ini bukan hanya karena ikut-ikutan tren di media sosial, tetapi juga karena banyak anak muda yang mulai sadar bahwa kesehatan mental itu penting. Dulu orang yang mengeluh lelah atau stres sering dianggap terlalu berlebihan. Sekarang, semakin banyak yang berani mengakui kalau mereka memang butuh waktu untuk beristirahat dan menenangkan diri.

Di sisi lain, saya juga merasa makna healing mulai berubah. Banyak orang yang menganggap healing harus identik dengan liburan ke tempat yang estetik, nongkrong di kafe yang sedang viral, atau membeli barang sebagai bentuk reward. Padahal, healing sebenarnya tidak harus mahal. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk memulihkan energi. Ada yang merasa lebih tenang setelah jalan sore, membaca buku, menonton film favorit, atau sekadar tidur lebih lama di akhir pekan. Bahkan menghabiskan waktu bersama keluarga atau berbincang dengan teman dekat juga bisa menjadi bentuk healing. Yang terpenting bukan tempatnya, tetapi apakah kegiatan tersebut benar-benar membuat pikiran menjadi lebih baik.

Namun, healing juga sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk menghindari tanggung jawab. Saya sering melihat candaan di media sosial seperti "healing dulu, tugas belakangan". Memang terdengar lucu, tetapi kalau dilakukan terus-menerus justru bisa menjadi kebiasaan yang kurang baik. Masalah yang dihindari tidak akan hilang hanya karena kita pergi berlibur. Setelah kembali, tugas dan tanggung jawab tetap menunggu untuk diselesaikan.

Kalau dipikir-pikir, wajar jika banyak Gen Z merasa mudah lelah. Selain menghadapi tuntutan kuliah atau pekerjaan, kami juga hidup di era media sosial yang membuat orang mudah membandingkan diri dengan kehidupan orang lain. Rasanya hampir setiap hari ada saja unggahan tentang pencapaian, liburan, atau kesuksesan seseorang. Tanpa disadari, hal-hal seperti itu bisa membuat seseorang merasa tertinggal atau tidak cukup baik. Menurut saya, kondisi inilah yang membuat banyak anak muda merasa membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dari segala tekanan.

Karena itu, saya berpendapat bahwa healing seharusnya dipahami sebagai cara untuk mengisi ulang energi, bukan sebagai pelarian dari kenyataan. Setelah beristirahat, kita tetap harus kembali menghadapi masalah dan mencari jalan keluarnya. Justru tujuan healing adalah agar kita memiliki kondisi fisik dan mental yang lebih siap dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, saya tidak melihat budaya healing sebagai sesuatu yang negatif. Selama dilakukan dengan bijak, healing bisa menjadi strategi bertahan di tengah kehidupan yang semakin penuh tekanan. Beristirahat bukan berarti menyerah, tetapi memberi diri sendiri kesempatan untuk mengambil napas sebelum melanjutkan perjalanan. Menurut saya, yang paling penting bukan seberapa sering kita pergi healing, melainkan apakah setelah itu kita benar-benar menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan yang ada.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Naik ke Level 6.231, Saham BBCA, BUMI, TPIA, BBRI Diburu Investor
• 16 jam lalu
0
thumb
Seleksi SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya
• 17 jam lalu
0
thumb
Motif Penembakan WNA Maroko di Canggu Terungkap, Oalah
• 18 jam lalu
0
thumb
KemenPPPA gandeng Alfamidi semangati ratusan anak disabilitas
• 16 jam lalu
0
thumb
DPR RI Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Ini Isinya
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.