Prabowo mengatakan sebanyak 66,4 juta rumah tangga telah menerima subsidi LPG. Ia membandingkan capaian tersebut dengan negara-negara di kawasan.
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan besarnya cakupan subsidi energi yang disalurkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Tercatat, puluhan juta rumah tangga di Indonesia saat ini menerima manfaat subsidi mulai dari LPG, bahan bakar minyak (BBM), hingga listrik.
Presiden merinci bahwa sebanyak 66,4 juta rumah tangga telah menerima subsidi LPG. Ia membandingkan capaian tersebut dengan negara-negara di kawasan yang jumlahnya jauh lebih kecil.
"Subsidi LPG, 66 juta rumah tangga menerima subsidi LPG 66 juta 400 ribu rumah tangga, dua kali Malaysia. 12 kali Singapura, boleh juga ya pemerintah RI," ungkap Prabowo dalam rapat dengan kabinet menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Presiden menekankan soal keberhasilan dalam mendistribusikan subsidi energi ini merupakan akumulasi kerja keras seluruh pemerintahan sejak era Presiden Soekarno hingga saat ini.
"Tanpa kita sadari apa yang kita capai dan selalu saya katakan, marilah kita sadar ini prestasi kita bersama dari zaman Bung Karno sampai sekarang," kata dia.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi anggaran subsidi dan kompensasi energi per Maret 2026 telah menembus angka Rp118,7 triliun. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 266,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan rincian subsidi sebesar Rp52,2 triliun dan kompensasi sebesar Rp66,5 triliun.
Selain LPG, pemerintah juga menyalurkan subsidi dan kompensasi untuk BBM jenis Solar yang mencakup sekitar 484 ribu rumah tangga. Sementara itu, untuk BBM jenis Pertalite, pemerintah memberikan kompensasi sebesar kurang lebih Rp89 ribu per bulan yang dinikmati oleh hampir 34 juta rumah tangga.
Program subsidi juga menyasar sektor ketenagalistrikan, di mana pemerintah menyalurkan subsidi dan kompensasi listrik dengan nilai berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per bulan kepada 87 juta rumah tangga di seluruh Indonesia.
(Febrina Ratna Iskana)






Komentar (0)