6 Cara Mengurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu

cnbcindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi struk belanja. (Dok. Pixabay)
Daftar Isi
  • 1. Gunakan Uang Tunai
  • 2. Buat Daftar Belanja
  • 3. Terapkan Aturan 24 Jam
  • 4. Coba Tantangan 30 Hari
  • 5. Hentikan Invisible Spending
  • 6. Hitung Harga Berdasarkan Jam Kerja
    • Konsisten Lebih Penting daripada Berhemat Secara Ekstrem

Jakarta, CNBC Indonesia - Mengurangi pengeluaran yang tidak perlu merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan keuangan. Kebiasaan ini tidak hanya membantu menghemat uang, tetapi juga memberi ruang yang lebih besar untuk menabung, berinvestasi, atau mempersiapkan kebutuhan di masa depan.

Namun, menghemat bukan berarti harus menghilangkan semua pengeluaran. Kuncinya adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan serta lebih bijak dalam mengambil keputusan sebelum mengeluarkan uang. Dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana, Anda dapat mengendalikan pengeluaran tanpa harus mengorbankan kualitas hidup.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.


1. Gunakan Uang Tunai

Membayar menggunakan uang tunai dapat membuat seseorang lebih sadar terhadap jumlah uang yang dikeluarkan. Berbeda dengan kartu debit, kartu kredit, atau dompet digital yang hanya membutuhkan beberapa kali sentuhan di layar, uang tunai memberikan "rasa kehilangan" yang lebih nyata saat dibelanjakan.

Sejumlah penelitian di bidang perilaku konsumen menunjukkan bahwa pembayaran non-tunai cenderung membuat seseorang lebih mudah mengeluarkan uang dibandingkan pembayaran tunai. Jika memungkinkan, tetapkan anggaran mingguan dalam bentuk uang tunai untuk kebutuhan seperti makan, hiburan, atau belanja harian.

2. Buat Daftar Belanja

Sebelum pergi ke supermarket atau membuka aplikasi belanja online, luangkan waktu beberapa menit untuk membuat daftar kebutuhan.

Daftar belanja membantu Anda tetap fokus pada barang yang memang diperlukan dan mengurangi kemungkinan membeli barang secara impulsif. Selain itu, hindari berbelanja saat lapar karena kondisi tersebut sering kali membuat seseorang membeli lebih banyak makanan atau camilan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Jika berbelanja secara online, masukkan barang ke keranjang sesuai daftar yang telah dibuat dan hindari menjelajahi rekomendasi produk lain.

3. Terapkan Aturan 24 Jam

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari pembelian impulsif adalah menerapkan aturan 24 jam.

Caranya sederhana. Ketika ingin membeli barang yang bukan kebutuhan mendesak, tunda keputusan pembelian selama satu hari. Setelah 24 jam, tanyakan kembali kepada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat.

Untuk barang dengan nilai yang lebih besar, sebagian perencana keuangan bahkan menyarankan jeda waktu yang lebih lama, misalnya 72 jam atau hingga 30 hari. Semakin lama waktu berpikir, semakin kecil kemungkinan Anda melakukan pembelian karena dorongan emosi.

4. Coba Tantangan 30 Hari

Tantangan 30 hari atau 30-Day No-Spend Challenge merupakan metode yang cukup populer untuk mengendalikan kebiasaan konsumtif.

Dalam tantangan ini, Anda berkomitmen selama 30 hari untuk tidak membeli barang di luar kebutuhan pokok. Pengeluaran hanya difokuskan pada kebutuhan penting seperti makanan, transportasi, tagihan, dan biaya hidup lainnya.

Selama periode tersebut, catat setiap pengeluaran yang dilakukan. Di akhir tantangan, Anda dapat mengevaluasi kebiasaan belanja dan mengetahui pos mana yang sebenarnya dapat dikurangi secara permanen.

5. Hentikan Invisible Spending

Invisible spending adalah pengeluaran kecil yang sering luput dari perhatian karena nilainya tidak besar atau dilakukan secara otomatis.

Contohnya meliputi biaya langganan layanan streaming yang sudah jarang digunakan, biaya administrasi rekening, pembelian kopi setiap pagi, biaya aplikasi, hingga pembelian digital dalam gim atau platform hiburan.

Meski terlihat kecil, jika dijumlahkan selama satu bulan atau satu tahun, nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.

Karena itu, luangkan waktu untuk meninjau mutasi rekening, tagihan kartu kredit, maupun riwayat transaksi dompet digital. Hentikan langganan yang tidak lagi dibutuhkan dan evaluasi pengeluaran rutin yang sebenarnya bisa dikurangi.

Baca: Tips Keluar dari Kebiasaan Gali Lubang Tutup Lubang dalam Berutang
6. Hitung Harga Berdasarkan Jam Kerja

Sebelum membeli suatu barang, cobalah mengubah harganya menjadi jumlah jam kerja yang harus Anda lakukan untuk mendapatkannya.

Sebagai contoh, jika penghasilan Anda setara Rp50.000 per jam dan ingin membeli sepatu seharga Rp1 juta, berarti Anda harus bekerja sekitar 20 jam untuk membayar barang tersebut.

Cara berpikir ini dapat membantu melihat nilai uang dari sudut pandang yang berbeda. Anda akan lebih mudah mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar layak dibeli atau justru lebih baik uangnya dialokasikan untuk kebutuhan lain, tabungan, atau investasi.

Konsisten Lebih Penting daripada Berhemat Secara Ekstrem

Mengurangi pengeluaran yang tidak perlu bukan berarti berhenti menikmati hidup atau menghilangkan semua bentuk hiburan. Yang terpenting adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan serta memastikan setiap uang yang dikeluarkan memberikan manfaat sesuai dengan tujuan keuangan.

Dengan membiasakan diri menggunakan uang tunai, membuat daftar belanja, menerapkan aturan 24 jam, mengikuti tantangan 30 hari, menghentikan invisible spending, dan menghitung harga berdasarkan jam kerja, Anda dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan menjaga kondisi keuangan tetap stabil dalam jangka panjang.


(dag/dag) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Ekspansi Kredit, Bank Asing Incar Pembiayaan ke Sektor Ini!

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Motif Penembakan WNA Maroko di Canggu Terungkap, Oalah
• 11 jam lalu
0
thumb
Gaji Benny Jannah Aspri Hotman Paris Tembus Puluhan Juta, Tiap Tahun Dapat Mobil Mewah hingga Jalan-jalan ke Eropa
• 4 jam lalu
0
thumb
Jumlah Pemilih Luar Negeri 1,94 Juta, Ada 2 PPLN Diaktifkan Lagi
• 17 jam lalu
0
thumb
Fritz Hutapea Akui Pernah Usir Benny Jannah di Acara Keluarga, Kini Kuliti Kelakuan Aib Aspri Hotman Paris
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapolsek Tanah Abang cek dugaan pungutan parkir sopir angkutan
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.