HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA — Kasus penikaman yang menewaskan seorang pemuda di Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap.
Sehari setelah kejadian, tiga pemuda yang diduga terlibat dalam kasus tersebut berhasil diamankan oleh Tim Polres Toraja Utara, Senin (20/7/2026).
Penangkapan itu dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan terkait penemuan jasad seorang pria di pinggir jalan poros Kecamatan Tikala pada Minggu (19/7/2026) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, membenarkan penangkapan tiga orang yang diduga sebagai pelaku. “Iya, tadi tim berhasil menangkap ketiga terduga pelaku pembunuhan,” ujarnya singkat.
Namun, terkait identitas ketiga terduga pelaku, peran masing-masing, serta motif kejadian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Secepatnya akan kami infokan, ini masih dalam pendalaman,” kata Iptu Ruxon.
Tergeletak di Pinggir Jalan
Sebelumnya, warga Kelurahan Tikala digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan poros Kecamatan Tikala sekitar pukul 05.00 Wita, Minggu (19/7/2026).
Warga yang menemukan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Tim Polres Toraja Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Korban kemudian dievakuasi ke RS Elim Rantepao untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil visum menunjukkan adanya luka pada tubuh korban yang diduga akibat benda tajam.
Korban diketahui berinisial ER alias ESR (19), warga Dusun Kia Kayu Rame, Kecamatan Tikala.
Kanit Tipidum Polres Toraja Utara, Ipda Fritz Pasulu, membenarkan bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan.
“Iya benar, diduga jenazah tersebut korban pembunuhan. Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Fritz saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Ia mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan memburu pihak yang diduga terlibat.
“Untuk identitas terduga pelaku memang belum dikantongi, sementara petugas telah bergerak,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, mengatakan lokasi penemuan korban merupakan kawasan yang relatif sepi.
“Di sekitar TKP penemuan jenazah memang terbilang cukup sepi. Kami juga meminta keterangan dari warga sekitar. Intinya, doakan agar terduga pelaku cepat ditangkap. Meski ada rumah yang tidak jauh dari lokasi, jalur tersebut memang cukup sepi,” ungkapnya.
Polres Toraja Utara memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara lengkap kasus yang menewaskan pemuda berusia 19 tahun tersebut. (edy)






Komentar (0)