Update, Polisi Temukan Para Pelaku Rudapaksa di Sampang, Madura, Tergabung dalam Group WhatsApp Teh Gembul

tvonenews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Sampang, tvOnenews.com - Kasus rudapaksa terhadap seorang remaja perempuan berumur lima belas tahun di Sampang, Madura, terus bergulir. Aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan mendalam terhadap korban maupun tersangka yang melibatkan dua puluh tujuh pelaku. 

Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi menemukan sebuah group whatsapp dengan diberi nama "teh gembul" yang dibuat oleh salah satu pelaku tersangka berinisial AP.

"Memang benar, anggota kami telah melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dari penyidikan ditemukan sebuah group namanya teh gembul," kata AKBP Hartono, Kapolres Sampang. 

Ia mengatakan, di dalam group terdapat sejumlah orang, beberapa diantaranya adalah para pelaku dalam kasus rudapaksa.

"Tapi di dalam group whatsapp bernama teh gembul nomor handphone mereka sudah pada banyak yang keluar atau sudah tidak aktif," terangnya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran sementara, group whatsapp tersebut diduga dibentuk setelah pelaku berinisial AP melakukan aksi kekerasan seksual untuk pertama kalinya, setelah tertangkap, sejumlah anggota group yang berada di dalamnya mendadak keluar dari kesatuan. Hingga saat ini petugas belum mengetahui isi percakapan di dalamnya.

"Group komunitas dibentuk atau sebagai administrasi group Whatsapp pelaku berinisial AP. Tapi setelah AP tertangkap, banyak dari anggota group yang keluar. Karena banyak yang keluar anggota kami belum tahu apa isi percakapan di dalam whatsApp," ujarnya.

Menurut Hartono, penyidik kini masih mendalami tujuan pembentukan grup tersebut, termasuk menelusuri ada tidaknya koordinasi maupun perencanaan aksi kejahatan melalui media sosial. 

Dari kasus Rudapaksa, petugas telah menangkap tiga belas orang dari dua puluh tujuh pelaku. Sementara sisa empat belas pelaku rudapaksa belum terungkap hingga polisi menetapkan mereka sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO. (fds/hen)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jagoannya Argentina KO di Final Piala Dunia 2026, Pramono Akui Kehebatan Spanyol: Pemainnya Trengginas
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo Perintahkan Percepatan GovTech dan Single National Identity Card
• 8 jam lalu
0
thumb
Komisi XI DPR dan Kemenkeu Sepakati RUU Pusat Finansial Internasional Dibawa ke Sidang Paripurna
• 15 jam lalu
0
thumb
Tragis! Ayah Naik Motor Bonceng 2 Anak ke Sekolah Tertabrak Kereta di Semarang, 1 Tewas
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Ungkap Alasan Tarif Lepas Kewarganegaraan Naik dari Jadi Rp5 Juta
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.