Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% per Juni 2026

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: PT Bank Mega Syariah memberikan layanan istimewa kepada para nasabah setia dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2024 di Kantor Cabang Utama (KCU) Bank Mega Syariah, Jalan Rasuna Said Kav. 12, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024). Seluruh jajaran direksi turun langsung melayani nasabah dan mendengarkan masukan secara langsung, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat hubungan antara bank dan nasabah. (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan konsumer sepanjang semester I-2026. Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan konsumer perseroan mencapai Rp601 miliar atau tumbuh 17,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), pembiayaan konsumer meningkat 5,72% dibandingkan posisi akhir 2025.

Di antara berbagai produk, pembiayaan emas menjadi penyumbang pertumbuhan paling tinggi. Per Juni 2026, portofolio pembiayaan emas Bank Mega Syariah mencapai Rp42,6 miliar atau melonjak 1.715% dibandingkan posisi akhir 2025.


Sepanjang periode Desember 2025 hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan logam mulia melalui produk tersebut telah mencapai 22,3 kilogram.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary mengatakan pertumbuhan pembiayaan konsumer menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis syariah yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan.

"Segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus kami perkuat. Pertumbuhan portofolio hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa produk pembiayaan Bank Mega Syariah semakin diterima masyarakat," ujar Benadicto dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).

Baca: Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama

Hingga akhir tahun, Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan bisnis konsumer melalui optimalisasi produk unggulan, penguatan kanal digital, serta perluasan akuisisi nasabah berbasis komunitas dan ekosistem.

Menurut Benadicto, perseroan akan memfokuskan strategi pada produk-produk dengan permintaan yang terus meningkat, seperti pembiayaan emas, pembiayaan tanpa agunan, dan pembiayaan haji khusus.

"Kami juga akan memperkuat sinergi dengan jaringan cabang, meningkatkan kualitas proses akuisisi, serta mengoptimalkan kanal digital agar layanan pembiayaan semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah," katanya.

Di sisi lain, Bank Mega Syariah menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan terus memperkuat pemantauan kualitas portofolio, pengelolaan risiko, serta strategi penagihan (collection) guna menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat dan berkelanjutan.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Usai Dicopot, Eks Kajari Tuban dan 2 Kasi Diperiksa Kejagung terkait Suap Rp600 Juta
• 23 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Selasa 21 Juli 2026: Sirkulasi Siklonik Muncul, Cek Wilayah Waspada Hujan
• 23 jam lalu
0
thumb
Tarif Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Menkum: Apa yang Perlu Diresahkan?
• 8 jam lalu
0
thumb
India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
• 16 jam lalu
0
thumb
Buntut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Minta Maaf ke Presiden Prabowo
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.