Pukul Kapten Spanyol Rodri dan “KO” Gavi, Legenda Dunia Sebut Pemain Argentina Memalukan

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Perilaku tak sportif ditunjukkan pemain-pemain Argentina setelah kalah 0-1 melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026 hari ini.

Bek Argentina Nahuel Molina memukul kapten Spanyol Rodri setelah peluit akhir pertandingan final Piala Dunia dibunyikan yang memicu perkelahian.

Saat Rodri, yang diganti di perpanjangan waktu, berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya di Spanyol setelah peluit akhir pertandingan, Molina terlihat melayangkan pukulan ke dada gelandang Manchester City tersebut.

Rodri segera berhenti dan menghadapi Molina, yang kemudian memicu perkelahian antara kedua pemain tersebut.

Dalam insiden terpisah, Molina dan rekan setimnya di Argentina, Leandro Paredes, terlihat mencengkeram leher gelandang Spanyol Gavi dan membantingnya hingga gelandang Barcelona itu “KO” di lapangan.

“Dia memalukan,” kata mantan peain Inggris, Gary Neville tentang Paredes setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan dikutip dari Metro.

Ia menegaskan dirinya menyukai daya saing Argentina dan mereka pantas mendapat pujian karena berjuang mati-matian sepanjang turnamen, bahkan hari ini ketika mereka dikalahkan oleh tim Spanyol yang hebat.

“Tapi dia telah mempermalukan diri sendiri dalam beberapa pertandingan terakhir. Mengapa wasit membiarkannya melakukan itu, saya tidak tahu,” lanjutnya.

Mantan striker Inggris, Alan Shearer, juga pedas mengecam. “Paredes melayangkan dua atau tiga pukulan keras ke wajah seseorang. Dia sengaja menyerang mereka. Tidak ada tempat atau ruang untuk itu,” tegasnya.

Menurutnya, semua orang tahu betapa berartinya laga ini. “Kita tahu betapa pentingnya hal itu bagi mereka dan kita tahu betapa sakitnya kekalahan, tetapi ada cara untuk kalah,” ujarnya.

Shearer menyebut, ini bukan kali pertama pemain Argentina berulah. “Terlalu sering kita melihat itu dari Argentina. Reaksi setelah peluit akhir sangat mengerikan,” ujarnya. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sindiran Pedas Frank Alexander Usai Hotman Paris jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
• 15 jam lalu
0
thumb
Airlangga Bidik Transfer Teknologi Robotika dan AI dari Perusahaan Teknologi China ke RI
• 20 jam lalu
0
thumb
Harkopnas 2026 Jadi Tonggak Baru Penguatan Koperasi dan Ekonomi Kerakyatan
• 14 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Gelontorkan Tambahan Anggaran Rp 209 Miliar untuk ASDP dan Pelni 
• 10 jam lalu
0
thumb
Seleksi SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.