Pengembang Properti di Semarang Masih Optimis dengan Segmen Hunian Premium

bisnis.com
22 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG - Segmen hunian premium di Kota Semarang masih terus bergeliat. Kondisi ini berbanding terbalik dengan tantangan dari sisi konsumen yang cenderung lesu, sebagai dampak kondisi ekonomi makro seperti kenaikan suku bunga dan inflasi. Kawasan residensial yang menawarkan pengalaman hidup berkualitas dan berkelanjutan kini menjadi ceruk bisnis yang prospektif.

Hal itu terlihat dari langkah PT Graha Perdana Indah (GPI) melalui proyek Candigolf yang berlokasi di kawasan Jangli, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Pengembang tersebut memperkenalkan unit anyar di klaster Beverly Hills dengan kisaran harga Rp2 miliar- Rp3 miliar.

"Segmentasi Beverly Hills didominasi pengusaha maupun profesional dengan usia rata-rata 30-40 tahun. Kemudian, keluarga muda yang membutuhkan hunian dekat dengan pusat kota, privasi, keamanan terjaga, serta lingkungan yang premium," jelas General Manager Candigolf, Deny Yudanto, Sabtu (18/7/2026).

Deny menyampaikan bahwa klaster teranyar yang diperkenalkan Candigolf tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan untuk mempertahankan daya saing di tengah ketatnya pasar hunian premium di Kota Semarang. Saat ini, katanya, banyak pengembangan yang menawarkan kawasan hunian premium dengan konsep dan fasilitas yang beragam. Di sisi lain, konsumen juga semakin selektif dengan mempertimbangkan lokasi, kualitas kawasan, fasilitas, reputasi pengembang, hingga potensi investasi jangka panjang sebelum memutuskan untuk membeli unit.

“Kondisi ini menuntut Beverly Hills memiliki diferensiasi yang kuat dan mampu mengkomunikasikan nilai lebih yang dimiliki, sehingga tidak hanya bersaing dari sisi harga, tetapi juga kualitas hidup dan nilai investasi yang ditawarkan,” tandas Deny

Klaster Beverly Hills mengusung konsep American Classic dengan desain pola ruang yang mengedepankan kenyamanan, compact, dan multifungsi. Deny menjelaskan, di klaster tersebut, rumah tidak hanya menjadi tempat untuk pulang tetapi juga simbol dari gaya hidup sekaligus investasi di masa mendatang.

Deny menjelaskan bahwa untuk memperkuat konsep tersebut, Candigolf sengaja merancang hunian pada klaster Beverly Hills secara matang. Tak hanya dari sisi arsitektur, tetapi juga tata ruang, kualitas bangunan, hingga lingkungan dan privasi untuk tiap penghuni. Teknologi smarthome system ikut disematkan untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan efisiensi bagi penghuni.

Ada dua tipe hunian yang ditawarkan pada klaster anyar Candigolf tersebut, yaitu tipe Franklin dan tipe Rodeo. Tipe Franklin menawarkan unit dengan luas bangunan 145 m2 dan luas tanah 98 m2. Rumah dua lantai ini memiliki empat kamar tidur, tiga kamar mandi, area keluarga yang luas, serta carport untuk dua kendaraan dengan material premium menjadi bagian dari spesifikasi yang memberikan kenyamanan sekaligus nilai investasi jangka panjang.

Sementara itu, untuk tipe Rodeo, unit yang ditawarkan memiliki luas bangunan 112 m2 dan luas tanah 84 m2. Dibangun dengan tiga kamar tidur serta tiga kamar mandi, dan carport untuk dua kendaraan. Tata ruang dibuat efisien dengan pencahayaan alami yang maksimal sehingga memberikan kenyamanan dalam setiap aktivitas penghuni.

Deny mengaku optimis, dua unit hunian anyar di klaster Beverly Hills itu akan direspons baik oleh konsumen di Kota Semarang.

"Kebutuhan properti masih menjadi kebutuhan pokok saat ini, ditambah dengan berbagai kebijakan pemerintah, termasuk keberlanjutan insentif seperti PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kategori tertentu dan ekspektasi suku bunga yang lebih kondusif. Faktor-faktor ini membantu menjaga daya beli masyarakat dan minat terhadap pembelian rumah masih positif," imbuhnya.



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Limbah Sawit Bisa Jadi Pupuk, Mengapa Masih Dibiarkan Menumpuk?
• 6 jam lalu
0
thumb
Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
• 18 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Global Mulai Naik tapi Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi Pasar
• 20 jam lalu
0
thumb
Apa Hasil Penyaluran Likuiditas dari Pemerintah ke Perbankan?
• 3 jam lalu
0
thumb
Sempet Terhenti, ASDP Pastikan Layanan Perintis Berlanjut
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.