Nobar Inggris vs Prancis Berujung Curhat Warga, Menteri Ara Ungkap Masalah di Rusun Pasar Rumput

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Nonton bareng (nobar) perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 di Rusunawa Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan, tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan Inggris kontra Prancis.

Di sela-sela acara, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memanfaatkan momen tersebut untuk menyerap langsung aspirasi para penghuni rusun.

Dari dialog bersama warga, Ara mengaku menemukan sejumlah persoalan yang masih perlu dibenahi.

Keluhan utama yang diterimanya kali ini berkaitan dengan akses layanan kesehatan dan kebutuhan listrik.

BACA JUGA:Nobar Inggris vs Prancis di Rusun Pasar Rumput, Menteri Ara Janjikan Fasilitas Olahraga Rp100 Juta

"Ya, kita memang sebagai yang mengurus perumahan dan permukiman itu jangan hanya membangun dan merenovasi rumah," kata Ara, Minggu dini hari, 19 Juli 2026.

"Kayak di KS Tubun, kami mendapat keluhan soal keamanan, ada motor-motor yang hilang. Nah, kalau di sini keluhannya nomor satu soal kesehatan, karena ke puskesmas cukup jauh," sambungnya.

Tak berhenti di situ, penghuni Rusun Pasar Rumput juga menyampaikan persoalan terkait token listrik. Meski demikian, Ara menilai secara umum kondisi hunian vertikal tersebut sudah cukup baik.

"Kedua juga tadi soal token listrik, itu yang saya temukan. Tapi yang lain sudah bagus, lift bagus, air bagus, keamanan bagus, parkir bagus. Ya tentu enggak ada yang sempurna ya, kami harus jujur," tuturnya.

BACA JUGA:Profil dan Jejak Karier Jesus Valenzuela Wasit Pimpin Duel Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, kunjungan langsung ke rusun penting dilakukan agar pemerintah mengetahui persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

Menurut dia, laporan dari bawahan saja tidak cukup untuk menggambarkan kondisi yang ada di lapangan.

"Ya kita perbaiki ya, dengan diskusi sama rakyat, jadi kita tahu masalah di lapangan seperti apa," ungkapnya.

"Kalau kita enggak dengar kan kita enggak tahu langsung ya, tahunya dari anak buah kita. Kalau begini kita bisa tahu langsung. Ya mohon maaf, kita pelan-pelan perbaiki semuanya," tambah Ara.

BACA JUGA:Giorgio Antonio Muncul Berikan Klarifikasi Pakai Bahasa Inggris, Singgung Bakal Laporkan Penyebar Fitnah

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mentan siapkan 7.000 pompa air bantu petani Jateng atasi kekeringan
• 3 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Kopdes Awalnya untuk Hilangkan Rentenir yang Isap Uang Petani
• 2 jam lalu
0
thumb
Pengamat soal pribadi Presiden diserang: Bukan bagian dari kritik
• 20 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Jaya Hormati Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
• 30 menit lalu
0
thumb
Kemarau Meluas di Karawang, 7.704 Warga Butuh Air Bersih
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.