Brebes (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan 7.000 pompa air untuk membantu para petani di Jawa Tengah (Jateng) di tengah ancaman kekeringan pada musim kemarau tahun ini.
"Pompa dan irpom (irigasi perpompaan), bantu semuanya. Jangan sampai petani Jateng kekurangan pompa dan kekurangan air," kata Mentan Amran Sulaiman di Brebes, Senin.
Pada acara peletakan batu pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Mentan memberikan apresiasi kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi atas kinerjanya dalam menopang sektor pangan nasional.
Gubernur Ahmad Lutfhfi juga dinilai terus memperjuangkan nasib petani di tengah ancaman kemarau panjang, sehingga produktivitas pertanian di provinsi ini terus terjaga.
Baca juga: Mentan minta PPL se-Jateng dan Jogja percepat swasembada pangan
"Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini hebat, penopang pangan Indonesia. Beliau itu rajin sekali dan saya lihat kerja beliau itu, Jawa Tengah penghasil beras nomor dua sekarang," kata Mentan Andi Amran Sulaiman.
Selain membantu penyediaan pompa air, kata dia, Kementerian Pertanian (Kementan) juga akan menggelontorkan bantuan bibit jagung dan padi serta alat pertanian, seperti traktor dan lainnya.
"Sudah ada 2.000 pompa itu sudah sampai belum? Nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang 7.000 dulu. Air merupakan salah satu faktor penting agar produktivitas petani tetap terjaga," kata Mentan.
Baca juga: Jateng dicanangkan jadi sentral benih tanaman unggulan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan produktivitas padi di provinsi itu pada 2025 mencapai 9,7 juta ton dengan kontribusi 15,6 persen kebutuhan padi nasional.
"Target 2026 dari pemerintah pusat meningkat menjadi 10,5 juta ton," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya bersama bupati dan wali kota berkomitmen serta menggandeng Kementerian ATR/BPN menjaga lahan pertanian atau lahan sawah dilindungi.
"Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional sehingga lahan pertaniannya harus kita pertahankan. Oleh karena itu kami mohon agar diberikan bantuan pompa air untuk Jateng guna menjaga provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional," kata Gubernur Ahmad Lutfhi.
Baca juga: Kementan-PU optimalkan pengelolaan air antisipasi kekeringan di Jateng
"Pompa dan irpom (irigasi perpompaan), bantu semuanya. Jangan sampai petani Jateng kekurangan pompa dan kekurangan air," kata Mentan Amran Sulaiman di Brebes, Senin.
Pada acara peletakan batu pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Mentan memberikan apresiasi kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi atas kinerjanya dalam menopang sektor pangan nasional.
Gubernur Ahmad Lutfhfi juga dinilai terus memperjuangkan nasib petani di tengah ancaman kemarau panjang, sehingga produktivitas pertanian di provinsi ini terus terjaga.
Baca juga: Mentan minta PPL se-Jateng dan Jogja percepat swasembada pangan
"Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini hebat, penopang pangan Indonesia. Beliau itu rajin sekali dan saya lihat kerja beliau itu, Jawa Tengah penghasil beras nomor dua sekarang," kata Mentan Andi Amran Sulaiman.
Selain membantu penyediaan pompa air, kata dia, Kementerian Pertanian (Kementan) juga akan menggelontorkan bantuan bibit jagung dan padi serta alat pertanian, seperti traktor dan lainnya.
"Sudah ada 2.000 pompa itu sudah sampai belum? Nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang 7.000 dulu. Air merupakan salah satu faktor penting agar produktivitas petani tetap terjaga," kata Mentan.
Baca juga: Jateng dicanangkan jadi sentral benih tanaman unggulan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan produktivitas padi di provinsi itu pada 2025 mencapai 9,7 juta ton dengan kontribusi 15,6 persen kebutuhan padi nasional.
"Target 2026 dari pemerintah pusat meningkat menjadi 10,5 juta ton," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya bersama bupati dan wali kota berkomitmen serta menggandeng Kementerian ATR/BPN menjaga lahan pertanian atau lahan sawah dilindungi.
"Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional sehingga lahan pertaniannya harus kita pertahankan. Oleh karena itu kami mohon agar diberikan bantuan pompa air untuk Jateng guna menjaga provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional," kata Gubernur Ahmad Lutfhi.
Baca juga: Kementan-PU optimalkan pengelolaan air antisipasi kekeringan di Jateng






Komentar (0)