Viral "Drama" di KRL soal Pelakor hingga Sang Pria Berupaya Melerai, Begini Penjelasan KAI

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan “drama” pelakor di KRL. 

Dari video yang beredar tampak seorang wanita bertengkar dengan wanita lain. Wanita yang diduga seorang istri memaki-maki hingga mencoba menjambak seorang wanita yang disebutnya sebagai pelakor.

"A— lu pelakor. Calon jab—, pelakor. Gara-gara lu, anak gue—," teriaknya.

Di sisi lain, seorang pria yang diduga sebagai suami mencoba melerai.

"Udah, udah," kata pria tersebut.

Tampak pula petugas keamanan melerai keributan yang terjadi. Tak hanya petugas keamanan saja, beberapa penumpang mencoba melerai.

Terkait peristiwa ini, Public Relation Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan hal itu terjadi di dalam perjalanan KRL Nomor 5179B relasi Cikarang-Kampungbandan pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 20.25 WIB.

Petugas keamanan mengamankan keduanya di Stasiun Bekasi Timur. Saat dimintai keterangan oleh petugas, keributan tersebut ternyata dipicu persoalan rumah tangga.

"Usai dimintai keterangan oleh petugas di pos pengaman stasiun, bahwa kegaduhan dipicu oleh permasalahan keluarga (suami-istri)," terangnya, Jumat (17/7/2026).

Keduanya lantas diperingatkan agar tidak membuat keributan lagi di dalam KRL.

"Mari bersama kita saling menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya saat berada di dalam perjalanan Commuter Line," pungkasnya. (nsi)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 PMI Diduga Jadi Korban Penyekapan-Penganiayaan di Myanmar, Dipaksa Kerja Scam Online
• 9 jam lalu
0
thumb
Kementan Ancam Pidanakan Pelaku Usaha yang Mainkan Harga Ayam dan Telur
• 16 jam lalu
0
thumb
KI DKI perkuat literasi keterbukaan informasi lewat PPL mahasiswa
• 22 jam lalu
0
thumb
Kekerasan di Pesantren Berulang, MUI: Harus Dihukum, Jangan Selesai di Internal
• 14 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Objektifikasi Seksual Terjadi di Unesa, Korban Lebih dari 20 Orang
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.