Iran Ancam Serangan Skala Penuh Jika AS Tak Berhenti Menyerang

detik.com
18 jam lalu
Cover Berita
Teheran -

Iran mengancam akan melanjutkan "operasi serangan berskala penuh" jika Amerika Serikat (AS) terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut.

Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, Sabtu (18/7/2026), dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

"Jika serangan-serangan AS berlanjut selama dua atau tiga hari lagi, kami akan memasuki fase operasi serangan skala penuh," tegas Rezaei dalam wawancara yang dikutip lembaga penyiaran negara IRIB pada Jumat (17/7) waktu setempat.

"Iran tidak akan lagi membatasi diri pada tindakan pembalasan, respons yang sepadan... Tidak akan ada batas politik yang aman dari kekuatan serangan Iran," ujarnya.

Baca juga: AS Menyerang Lagi, Iran Balas Gempur Kuwait-Yordania

Rezaei menambahkan bahwa AS seharusnya membayar ganti rugi finansial atas tindakan yang oleh para pejabat Iran disebut sebagai serangan terhadap infrastruktur sipil. Washington telah membantah dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil Teheran.

Pernyataan itu muncul saat AS melancarkan serangan selama tujuh malam berturut-turut terhadap target-target Iran, yang dibalas oleh Teheran dengan menargetkan negara-negara Teluk yang menampung aset-aset militer Washington.

Rezaei juga memperingatkan bahwa respons militer Iran akan meluas hingga ke luar perbatasannya, jika konflik semakin memanas.

Baca juga: Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS




(nvc/idh)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
• 23 jam lalu
0
thumb
Bukan Sekadar Bunga Tidur, Simak Arti Mimpi Rambut Rontok yang Berkaitan dengan Ketakutan hingga Masalah Kesehatan
• 22 jam lalu
0
thumb
Peneliti: DR Ini Kalau Ngaku-Ngaku Dia Harus Buktikan, Apakah Dia Nemu Harta Karun Misalnya
• 13 jam lalu
0
thumb
Percepat Akses Obat dan Vaksin, BPOM Siap Jadi Percontohan Regulasi di Asia Tenggara
• 1 jam lalu
0
thumb
Sebanyak 32.389 Buruh Kena PHK hingga Juni 2026, Paling Banyak di Provinsi Ini
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.