218 Perwara Candi Prambanan Direstorasi Pakai AI, tak Makan Waktu Ratusan Tahun

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Restorasi 218 perwara di Kompleks Candi Prambanan akan segera dimulai. Indonesia dan India resmi menjalin kerja sama dan akan menggabungkan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI), pemindaian tiga dimensi (3D scanning), LiDAR, hingga fotogrametri untuk mempercepat proses konservasi yang selama ini dikenal sangat memakan waktu.

Kerja sama konservasi itu mengemuka bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Kompleks Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya kemitraan strategis Indonesia-India dalam pelestarian warisan budaya.

Baca Juga
  • Deretan Aktivitas Seru di Kampung Dolanan Hingga Roro Jonggrang di Candi Prambanan
  • Antusias Meledak, Prambanan Jazz Tahun Ini Bidik Target 85 Ribu Pengunjung
  • Usai Berolahraga di Alun-Alun Selatan Yogya, Lansia Asal Bantul Meninggal Dunia
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi peluang besar untuk mempercepat pemugaran lebih dari 200 perwara yang hingga kini belum berdiri. Menurutnya, kehadiran teknologi modern membuat proses konservasi tidak lagi harus berlangsung selama ratusan tahun seperti yang dibayangkan pada masa lalu.

"Jadi memang sekarang ada teknologi-teknologi yang bisa kita lakukan untuk mempercepat. Jadi memang tidak lagi seperti dulu, kalau enggak kita ratusan tahun akan membangun," kata Maya kepada wartawan saat dijumpai di Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Kita akan percepat seluruhnya dan dengan kolaborasi antara Indonesia dan India. Ini akan sangat possible, strategic partnership ini," ujarnya.

Adapun restorasi ini ditargetkan rampung dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Pihaknya optimistis, lebih dari 200 candi perwara dapat kembali berdiri sehingga menjadikan Kompleks Candi Prambanan semakin megah. Kondisi tersebut diyakini akan memperkuat posisi Prambanan sebagai destinasi wisata spiritual sekaligus warisan budaya kelas dunia.

"Harapannya dalam 3-5 tahun ke depan ini bisa berdiri 200 lebih candi tambahan di Prambanan. Sehingga bisa menjadi kompleks candi yang sangat luar biasa besar. Dan juga menarik wisatawan baik itu mancanegara maupun wisatawan nusantara," katanya.

Di sisi lain, Maya menilai kunjungan PM Modi juga memberikan dampak promosi yang besar bagi Indonesia. Dengan populasi India mencapai sekitar 1,4 miliar jiwa, Prambanan dinilai memiliki peluang besar untuk menarik wisatawan dari negara tersebut. Selain memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah, kerja sama ini juga memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

"Kita tahu bahwa India adalah negara terbesar di dunia dengan 1,4 miliar juta populasi, sehingga ini potensinya untuk Indonesia sebagai pariwisata juga sangat besar," ucapnya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Yogya (@republikayogya)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah jalankan LSDP untuk atasi masalah sampah di Lumajang
• 2 jam lalu
0
thumb
Bupati Jayawijaya Minta TNI dan Polri Tertibkan Warga yang Bawa Sajam dan Alat Perang di Wamena
• 2 jam lalu
0
thumb
Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat
• 14 jam lalu
0
thumb
Deschamps tegaskan Prancis serius hadapi Inggris
• 23 jam lalu
0
thumb
Serahkan Usulan RUU, Koalisi Advokat Dorong Penguatan Perlindungan Profesi
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.