DPR: Wacana Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG Sulit Diterapkan di Sekolah Negeri

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
DPR: Wacana Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG Sulit Diterapkan di Sekolah NegeriNasional | okezone | Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:30

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menilai wacana Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan membatasi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu perlu dikaji secara matang. Menurutnya, kebijakan tersebut akan sulit diterapkan di sekolah negeri karena berpotensi menimbulkan kecemburuan antarsiswa.

Yahya mengatakan, pada prinsipnya DPR mendukung langkah BGN melakukan efisiensi dan penataan anggaran program MBG. Namun, pembatasan penerima manfaat berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga harus dilakukan secara hati-hati.

"Mengenai rencana membatasi penerima manfaat dari desil 8–10 harus hati-hati untuk diterapkan. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan jika terjadi dalam satu sekolah," kata Yahya saat dihubungi, Sabtu (18/7/2026).

Politikus Partai Golkar itu menilai kebijakan tersebut lebih memungkinkan diterapkan di sekolah swasta yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga mampu. Sebaliknya, di sekolah negeri yang komposisi siswanya beragam, kebijakan itu dinilai berpotensi memunculkan persoalan sosial.

Baca Juga:Sumba Timur Mencekam! 1 Tewas dan 3 Luka-Luka Dibacok Parang usai Pesta Miras

"Kebijakan tersebut hanya bisa diterapkan di sekolah swasta yang siswanya berasal dari golongan mampu. Sedangkan di sekolah-sekolah negeri, siswanya bercampur antara yang miskin dan kaya sehingga sulit untuk diterapkan," ujarnya.

 

Karena itu, Yahya meminta BGN melakukan kajian secara komprehensif sebelum memutuskan kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan dampak psikologis bagi peserta didik.

"Saya minta BGN melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif jika ingin menerapkan kebijakan tersebut. Jangan sampai menimbulkan masalah psikologis bagi siswa di sekolah, khususnya di sekolah-sekolah negeri," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono mengungkapkan bahwa wacana pembatasan penerima manfaat MBG bagi anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 8 hingga 10 masih dalam tahap kajian.

"Ya, itu masih kita kaji lagi. Memang sudah ada wacana, tapi masih kita kaji lagi," ujar Trenggono usai rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga:Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

Menurut Trenggono, salah satu aspek yang tengah dikaji adalah pendataan sekolah penerima manfaat. Namun, ia belum dapat menjelaskan lebih jauh karena proses evaluasi masih berlangsung.

"Nanti semua ini masih kita adakan pengkajian dulu. Kalau sudah selesai baru akan disampaikan," katanya. 

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri PPPA: Kekerasan Anak hingga Tewas Alarm Perlindungan Ruang Domestik
• 8 jam lalu
0
thumb
Mantan Menkumham Hamid Awaludin Desak KPK Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus, Ini Alasannya | ROSI
• 14 jam lalu
0
thumb
Barcelona Siap Jual Ferran Torres demi Hindari Bayar Bonus ke Manchester City
• 4 jam lalu
0
thumb
John Herdman Masih Cari Kiper Ketiga, Tak Mau Ambil Kiper Utama Klub untuk Timnas Indonesia
• 10 jam lalu
0
thumb
Ragam rekomendasi wisata akhir pekan di DKI Jakarta
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.